Laksanakan Verifikasi Tahap Dua, Kemenag Siap Terbitkan Izin Dua Ponpes di Gunungkidul

  Jumat, 19 April 2024 | 14:34:25 Dibaca 785
Laksanakan Verifikasi Tahap Dua, Kemenag Siap Terbitkan Izin Dua Ponpes di Gunungkidul

Playen (Kemenag Gunungkidul) - Izin operasional Pondok Pesantren Roudhotut Tholibin Garotan, Widoro, Semin dan Pondok Pesantren Kun Sholihan Glidag, Logandeng, Playen kini siap diterbitkan. Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kantor Wilayah Kementerian Agama D.I. Yogyakarta, H. Mukotip S.Ag. M.Pd.I yang terjun langsung melakukan verifikasi dan visitasi menyampaikan bahwa proses penerbitan izin sudah siap.

“Tinggal menunggu beberapa tahap lagi, dan sudah siap diterbitkan,” ungkapnya saat melakukan visitasi dilokasi terakhir, di Ponpes Kun Sholihan Glidag, Logandeng, Playen, Kamis (18/4/2024).

Menurut Mukotip, verifikasi dan visitasi ini merupakan tahap lanjutan dari yang pertama, dimana sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren).

“Proses penerbitan izin operasional ponpes memang harus melalui beberapa tahapan, sehingga nantinya ponpes diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan agama, sekaligus sebagai agen dalam penyebaran semangat nasionalisme melalui keberagaman,” ungkapnya.

Senada dengan Mukotip, Kasi PD Pontren Kantor Kemenag Gunungkidul, H. Harsono S.Ag. MSI menyampaikan tentang pentingnya moderasi beragama dan semangat kebhinnekaan yang dilandasi dengan pemahaman agama yang kuat serta luas.

“Agama Islam ini merupakan rahmatan lil alamin, yang artinya bahwa keberadaannya senantiasa membawa kesejukan dan kedamaian bagi sesama manusia dimanapun berada, tanpa memandang perbedaan,” tuturnya.

Terakhir, Harsono menyampaikan tentang semangat keberagaman yang sudah ditanamkan sejak zaman wali songo hendaknya menjadi ruh bagi dunia pendidikan agama Islam, khususnya pondok pesantren. “Akan ada sebuah kebanggaan tersendiri, jika ponpes bisa menghasilkan santri yang berakhlakul karimah, memiliki jiwa hubbul wathon (bela negara) yang kuat, serta memiliki adab yang tinggi,” pungkasnya.

Penulis : PD Pontren

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul