Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) -- Verifikasi dan monitoring tindak lanjut pelatihan Metode Gasing yang diikuti oleh guru MTsN 8 Gunungkidul telah dilakukan pada Selasa (12/11/2024). Tim monitoring dari Kanwil Kemenag DIY yang dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah beserta tim turun langsung ke madrasah untuk mengetahui sejauh mana tindak lanjut dari pelatihan yang diikuti. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi metode Gasing di madrasah.
Pada kesempatan tersebut Sunarti, Guru Matematika yang mengikuti pelatihan Metode Gasing, memberilan jawaban terhadap beberapa pertanyaan, salah satunya terkait dengan penerapan metode tersebut di madrasah. "Saya pribadi sudah menerapkan metode tersebut di kelas VIII yakni pada materi pangkat (perkalian). Sedangkan untuk diseminasi masih terbatas pada guru rumpun mapel di madrasah," jelasnya.
Menurut Sunarti Metode Gasing efektif dan cocok untuk anak usia sekolah dasar (SD). "Untuk anak SMP, karena sudah mengenal metode bersusun dan poro gapit, sehingga saya lebih mengambil prinsip Gasing (gampang asyik menyenangkan) saat proses pembelajaran, yaitu berupaya menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan dengan menyanyi, bergerak, ice breaking, meski masih harus banyak belajar, karena selama ini hanya model ceramah dan diskusi," tambahnya.
Selanjutnya masih berharap jika ada pelatihan metode Gasing, diusahakan yang cocok untuk anak SMP.(mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti