Wonosari (MAN 1 Gunungkidul) – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MAN 1 Gunungkidul mentasyarufkan zakat untuk lingkungan madrasah dan luar madrasah. Pentasyarufan zakat diberikan sebagai sarana, produktif, dan konsumtif. Pentasarufan ini dilaksanakan di awal bulan Februari, Rabu (10/2/2021).
UPZ MAN 1 Gunungkidul membagi zakat sebagai sarana untuk pengembangan/pembangunan masjid. Ada dua masjid sebagai penerima zakat yaitu Masjid Al Hidayah Trimulyo II Kepek Wonosari dan Masjid Fathul Qori’ Gubukrubuh Getas Playen. Zakat juga diberikan kepada pengurus boarding school untuk pengelolaan asrama boarding. Sedangkan pentasyarufan sebagai produktif yaitu dengan memberikan gerobak untuk usaha dan memberi modal usaha budidaya jamur untuk warga madrasah.
Pentasyarufan sebagai konsumtif diberikan dalam bentuk paket sembako. Pembagian sembako diberikan ke pondok pesantren, masyarakat, dan wali siswa MAN 1 Gunungkidul. Pondok pesantren sebagai penerima sembako adalah PP Darus Salam Seneng Siraman Wonosari, PP Al Khalifah Mulusan Paliyan, PP Sabilun Najah Tegalmulyo Kepek, PP Fajrus Sa’adah Bansari Kepek, dan PP Thariqul Mukminin Pragak Semanu. Sedangkan masyarakat dan wali siswa penerima sembako, ada 30 warga masyarakat sekitar madrasah dan 118 wali siswa MAN 1 Gunungkidul.
Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program madrasah berupa ”Gerakan Ngaruhke”. Ngaruhke ke siswa, wali siswa, serta warga di sekitar madrasah dan di luar madrasah sehingga membuat madrasah lebih dekat dan semakin dicintai. Kegiatan ini juga digunakan untuk sosialisasi Gerakan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumuman, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Salah satu wujud sosialisasi yaitu dengan memberi masker pada penerima zakat.(ttn)
Penulis : MAN 1 Gunungkidul
Editor : Siti Nurafrianti