Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagian siswa memiliki akademik yang baik sebagian yang lain boleh jadi memiliki bakat dibidang atletik. Selain kedua hal tersebut, potensi yang dapat ditemukan pada peserta didik adalah bidang seni. Salah satu bidang seni yang dapat dikembangkan di madrasah adalah melalui seni kaligrafi. Untuk menumbuhkan bakat seni, MIN 1 Gunungkidul mengadakan lomba kaligrafi pada hari Rabu (27/4/2022).
Lomba kaligrafi diikuti oleh siswa kelas 4, 5 dan 6 yang tidak mengikuti lomba tahfiz, azan dan bercerita. Panitia lomba memberikan beberapa contoh pola kaligrafi sebagai inspirasi namun tidak menutup kemungkinan kreasi dan kreatifitas peserta didik. Lomba kaligrafi berlangsung selama 90 menit mulai pukul 07:30 WIB hingga pukul 09:00 WIB. Sama halnya dengan lomba maket musala, untuk penjurian satu kelas diambil satu hasil karya terbaik untuk dilombakan antar kelas. Adapun juri lomba kaligrafi adalah Eni Sulastri, S.Pd.I., Umi Maimunah, S.Pd.I. dan Sukardi, S.Ag., MSI.
"Selain prestasi akademik, peserta didik juga perlu didorong untuk menggali potensi yang ada dalam dirinya. Seperti bakat atletik dan seni. Bakat seni ini dapat ditumbuhkan salah satunya melalui kaligrafi. Peserta didik dapat berkreasi menggunakan khot dan mengkombinasikan dengan warna," ucap Fuatul Khakim, S.Pd.I. MSI., Kepala MIN 1 Gunungkidul.
Menggali potensi dan bakat yang ada pada siswa merupakan hal yang menantang sehingga perlu kesabaran dan pemahaman yang baik bahwa setiap siswa memiliki keunikan masing-masing. (isb/aky/fh)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti