Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) — Dunia pendidikan terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Menjawab tantangan tersebut, Kepala Madrasah bersama para guru MIN 1 Gunungkidul mengikuti pertemuan daring bertajuk “AI dan Aplikasi Wayground dalam Pembelajaran Masa Kini” pada Selasa, (13/1/2026).
Kegiatan ini menjadi istimewa karena menghadirkan narasumber Mohamad Akyas, seorang praktisi digital yang juga merupakan bagian dari keluarga besar MIN 1 Gunungkidul. Forum virtual ini tidak hanya diikuti oleh internal madrasah, tetapi juga mendapatkan antusiasme tinggi dari para guru Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Gunungkidul yang ingin memperdalam pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.
Acara dibuka dengan dukungan dari jajaran pemangku kepentingan pendidikan madrasah Kabupaten Gunungkidul. Kasi Pendidikan Madrasah, Supriyanto menekankan pentingnya guru madrasah untuk melek teknologi agar mampu beradaptasi dengan karakteristik peserta didik generasi Z dan Alpha.
Senada dengan hal tersebut, Pengawas Madrasah Sri Rahmiyati mengapresiasi inisiatif pemanfaatan teknologi AI yang dinilai mampu mempermudah administrasi pembelajaran sekaligus meningkatkan kreativitas guru.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Gunungkidul Risdiyanto menegaskan bahwa penguasaan teknologi merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Dalam paparannya, Mohamad Akyas memperkenalkan aplikasi Wayground sebagai perangkat pembelajaran berbasis AI yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Aplikasi tersebut menawarkan berbagai kemudahan, mulai dari personalisasi materi ajar, efisiensi penyusunan administrasi pembelajaran, hingga visualisasi konsep-konsep abstrak dalam bentuk konten multimedia yang menarik. Dengan dukungan teknologi ini, suasana pembelajaran di kelas diharapkan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
“AI tidak hadir untuk menggantikan peran guru, tetapi untuk memperkuat kapasitas guru agar menjadi pendidik yang lebih adaptif dan inovatif,” ungkap Mohamad Akyas dalam sesi pemaparan.
Melalui kegiatan ini, MIN 1 Gunungkidul kembali menegaskan komitmennya sebagai penggerak digitalisasi madrasah di Kabupaten Gunungkidul, sekaligus menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan guna menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Putri HS