Banjarnegara (Kankemenag Gunungkidul) - Dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) dan upaya peningkatan layanan kepada masyarakat dan jemaah haji, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melaksanakan studi tiru di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Jum’at (24/10/2025).
Kegiatan ini diikuti Kassubbag TU selaku Ketua Tim ZI WBK Kankemenag Gunungkidul H. Faqih Shomadi S.Ag M.Pd.I, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. Taufik Ahmad Sholeh S.Ag MA beserta jajaran.
Rombongan diterima oleh Plt. Kepala Kankemenag Banjarnegara H. Muh Subhan S.Ag M.Pd.I didampingi oleh Kepala Subbagian TU, Kepala Seksi serta koordinator ZI WBK di aula PLHUT Banjarnegara.
Ketua Tim ZI WBK Kankemenag Gunungkidul Faqih Shomadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan sarana untuk menambah ilmu, pengetahuan dan wawasan terhadap pembangunan ZI WBK yang telah diraih oleh Kankemenag Banjarnegara di tahun 2024.
“Hal baik dan program-program layanan yang telah dilakukan akan menjadi inspirasi baru yang nantinya akan diadopsi di Kankemenag Gunungkidul,” ungkap Faqih.
Kasi PHU Taufik Ahmad Sholeh menambahkan terkait optimalisasi layanan di Seksi PHU, yang nantinya memberikan dampak positif terhadap layanan kepada jemaah haji di Kabupaten Gunungkidul.
Sementara itu, Plt. Kepala Kankemenag Banjarnegara menyampaikan bahwa sebagai ASN tidak mudah mengimplementasikan integritas. “Sebagai pelayan Masyarakat, terutama kaitannya dengan tugas pokok kita adalah memfasilitasi peningkatan mutu layanan yang prima, harus ada kesadaran dan kerja sama yang baik dari seluruh ASN,” katanya.
Ditambahkan, untuk menuju zona integritas tidak hanya usaha yang keras, tetapi diperlukan juga kesiapan dari kondisi psikologis kita dalam membangun lingkungan kerja yang kondusif agar orientasi dari indikator-indikator zona integritas, baik Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dapat tercapai dengan baik. “Beberapa aplikasi pemanfaatan teknologi informasi dan program layanan telah disiapkan, juga program layanan yang berdampak langsung pada masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan studi tiru dilanjutkan dengan pemaparan dari tim koordinasi pembangunan ZI WBK Kankemenag Banjarnegara, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan penerapan program layanan di bagian yang langsung melayani masyarakat, seperti PTSP, Layanan Haji, dan lainnya.
Kankemenag Banjarnegara mengadakan berbagai program dan kegiatan, seperti revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang kini menjadi pusat layanan rumah moderasi beragama, program untuk menurunkan angka stunting melalui "Kopi Seceting", juga ada program layanan pemetaan wilayah untuk meminimalisir konflik di masyarakat yang diwujudkan dengan pemetaan data dan penanggulangan konflik.
Moto "Gemebyar" dari Kemenag Banjarnegara merupakan singkatan dari Gesit, Moderat, Berdaya saing, Akuntabel, Responsif. Moto ini mencerminkan komitmen untuk melayani masyarakat dengan pendekatan yang rasional dan amanah.
Penulis : Seksi PHU
Editor : Andi Eko