Tingkatkan Nilai Manfaat PLHUT, Kemenag Gunungkidul Studi Terap ke Kemenag Kota Semarang

  Selasa, 01 Desember 2020    Bacakan Berita     241 
Foto Tingkatkan Nilai Manfaat PLHUT, Kemenag Gunungkidul Studi Terap ke Kemenag Kota Semarang

Semarang (Kankemenag Gunungkidul) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada tahun anggaran 2020 mendapat alokasi anggaran dari SBSN untuk pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Arief Gunadi, saat melakukan studi terap di PLHUT Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Selasa (1/12/2020).

"Alhamdulillah tanggal 28 Oktober 2020 kemarin sudah selesai dibangun sesuai target waktu dan juga spesifikasi yang ditandatangani dalam kontrak, artinya sesuai rencana telah dilaksanakan dengan baik," papar Arief.

Arief berharap, melalui silaturahmi ini dapat memberikan nilai manfaat terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan Gedung PLHUT di Kankemenag Kabupaten Gunungkidul.

Mananggapi silaturahmi ini, Kepala Kankemenag Kota Semarang, KH. Muhdi Zamru, berharap semoga apa yang dikehendaki dari studi terap ini dapat memenuhi harapan. Muhdi menjelaskan tahun 2020 ini Kankemenag Kota Semarang rencananya akan memberangkatkan 1.947 calon jemaah haji. "Karena pelayanan yang begitu banyak, Alhamdulillah PLHUT ini sangat membantu," terangnya.

Muhdi menjelaskan, Kankemenag Kota Semarang sudah bekerja sama dengan bank penerima setoran yang berkantor di lokasi PLHUT. "Ada 5 bank penerima setoran, sehingga calon jemaah haji sekali mendaftar, pulang langsung mendapat porsi," ujarnya.

Usai ramah tamah di ruang VIP Kankemenag Kota Semarang, rombongan meninjau lokasi Gedung PLHUT Kankemenag Kota Semarang. Selama di lokasi, rombongan mendapatkan banyak hal, baik kelebihan maupun kekurangan yang ada.

Kepala Kankemenag Kabupaten Gunungkidul, Arief Gunadi, berharap agar hal-hal yang sangat baik yang telah diimplementasikan sebagai pemanfaatan dan upaya untuk memberikan pelayanan lebih kepada jemaah haji dan umrah di Kabupaten Gunungkidul dapat dilaksanakan dengan baik. "Hal-hal yang belum dilakukan di PLHUT Kota Semarang, akan dilakukan inovasi dan improvisasi sesuai dengan kondisi yang ada di PLHUT Kankemenag Kabupaten Gunungkidul," ungkapnya.

Arief menambahkan, studi terap ini tentu akan meningkatkan semangat layanan kepada masyarakat, sekalipun volume jemaah haji di Kabupaten Gunungkidul tidak sebanding dengan jumlah calon jemaah haji di Kota Semarang. "Kota Semarang setiap hari bisa menerima pendaftaran 40-200 orang dalam sehari, sedangkan di Kabupaten Gunungkidul masih 10-37 orang perhari. Itupun masih fluktuatif dan dalam kondisi tidak bisa dipastikan. Meski demikian, tentu semuanya harus dilakukan pelayanan secara maksimal agar apa yang menjadi misi besar dari hadirnya Gedung PLHUT ini dapat sesuai dengan sasaran dan masyarakat pengguna terlayani dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (and)

Penulis : Andi Eko

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul