Wonosari (MTsN 3 Gunungkidul) – Seluruh tenaga pendidik MTsN 3 Gunungkidul mengikuti kegiatan In House Training (IHT) pada Selasa (3/2/2026). Bertempat di Balai Desa Kepek Wonosari, kegiatan ini difokuskan pada penguatan implementasi kebijakan terbaru melalui KMA Nomor 1503, Kurikulum Berbasis Cinta, serta optimalisasi program kokurikuler di madrasah.
IHT berlangsung dengan khidmat namun penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan visi dan langkah para guru dalam menghadapi tantangan pendidikan modern yang tidak hanya menekankan kecerdasan intelektual, tetapi juga penguatan hubungan emosional antara guru dan peserta didik.
Dalam pelatihan tersebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, implementasi KMA 1503 yang mengulas regulasi terbaru terkait tata kelola kurikulum madrasah guna memastikan administrasi serta standar pembelajaran tetap relevan dan adaptif. Kedua, Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pedagogis yang mengedepankan nilai kasih sayang dan empati untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis, sehingga potensi peserta didik dapat berkembang secara optimal. Ketiga, optimalisasi program kokurikuler melalui penguatan kegiatan di luar jam pelajaran formal sebagai sarana pendalaman kompetensi sekaligus pembentukan karakter yang kokoh.
“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga transfer nilai. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kita berharap setiap sudut MTsN 3 Gunungkidul menjadi ruang yang nyaman bagi peserta didik untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Sulaiman, Kepala MTsN 3 Gunungkidul.
Selama kegiatan berlangsung, para guru tampak antusias mengikuti sesi diskusi kelompok serta simulasi penyusunan modul ajar yang lebih adaptif dan kontekstual.
Melalui IHT ini, diharapkan kualitas pembelajaran di MTsN 3 Gunungkidul semakin meningkat sehingga mampu mencetak generasi yang unggul dalam prestasi akademik serta santun dalam budi pekerti. (kho)
Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3
Editor : Putri HS