Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) — Guru MTsN 4 Gunungkidul mengikuti kegiatan Workshop Transformasi Pembelajaran Digital di Era Kecerdasan Artifisial yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (28/1/2026) di SMKN 2 Wonosari.
Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan digital, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran.
Hadir sebagai narasumber, Topari, seorang Google Educator, yang menyampaikan materi mengenai peran strategis AI dalam mendukung pembelajaran. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap AI dapat bernilai positif selama guru dan peserta didik tetap mengedepankan nalar kritis dalam proses belajar.
“Ketergantungan terhadap AI itu boleh dan bisa bernilai positif, asalkan nalar kritis tetap digunakan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan bahwa pemanfaatan AI tetap mendorong terjadinya proses belajar yang bermakna, bukan sekadar menghasilkan capaian secara instan.
Lebih lanjut, Topari menekankan bahwa guru dan peserta didik harus terus belajar dan berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi. Pada bagian penutup, ia menyampaikan pesan reflektif yang menjadi perhatian seluruh peserta workshop, bahwa keberadaan AI bukanlah ancaman bagi profesi guru.
“AI tidak akan menggantikan guru, tetapi guru yang menggunakan AI akan menggantikan guru yang tidak menggunakannya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan workshop ini, guru MTsN 4 Gunungkidul diharapkan mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial secara cerdas, kritis, dan beretika, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta membentuk peserta didik yang berpikir mendalam, adaptif, dan berkarakter. (Vani)
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS