Semanu (MTsN 3 Gunungkidul) - Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan mendeteksi dini potensi masalah kesehatan di kalangan remaja, MTsN 3 Gunungkidul bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Semanu menyelenggarakan kegiatan screening kesehatan. Acara yang digelar pada Selasa-Rabu, (29-31/7/2025) ini menyasar seluruh siswa dari kelas VII hingga kelas IX.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini merupakan bagian dari program rutin Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang bertujuan untuk memastikan para siswa berada dalam kondisi kesehatan optimal untuk mengikuti proses belajar mengajar.
Kepala MTsN 3 Gunungkidul, Sulaiman, S.Ag menyambut baik inisiatif dari Puskesmas Semanu. "Kami sangat berterima kasih kepada tim kesehatan dari UPT Puskesmas Semanu. Program screening ini sangat vital untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan anak didik kami. Dengan deteksi dini, kita bisa melakukan intervensi lebih awal jika ditemukan masalah kesehatan," ujarnya.
Tim dari Puskesmas Semanu yang terdiri dari dokter, perawat, ahli gizi, dan petugas kesehatan lainnya melakukan serangkaian pemeriksaan dasar. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran antropometri untuk penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk memantau status gizi siswa. Pemeriksaan tajam penglihatan (Visus) untuk mendeteksi secara dini adanya gangguan refraksi atau masalah penglihatan lainnya. Pemeriksaan kesehatan telinga untuk memastikan tidak ada sumbatan atau infeksi yang dapat mengganggu pendengaran. Pemeriksaan Kesehatan gigi dan mulut untuk mengecek kondisi kebersihan gigi, adanya karies, dan masalah gusi. Pemeriksaan tanda-tanda anemia khususnya bagi siswi putri, untuk mencegah masalah kekurangan darah yang dapat mempengaruhi konsentrasi belajar.
Koordinator UKS dari UPT Puskesmas Semanu, Siti Mulyani, A.MKG menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk penjaringan kesehatan anak usia sekolah dan remaja (PKPR). "Masa remaja adalah periode penting dalam pertumbuhan. Masalah seperti gizi buruk, anemia, atau gangguan penglihatan sering kali tidak disadari. Melalui screening ini, kami berharap dapat mengidentifikasi siswa yang memerlukan tindak lanjut," jelas Siti Mulyani.
Siswa yang ditemukan memiliki indikasi masalah kesehatan akan diberikan surat rujukan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas Semanu. Selain pemeriksaan, para siswa juga diberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan. Mereka secara bergiliran dan tertib melakukan pemeriksaan.
Kerja sama sinergis antara sektor pendidikan dan kesehatan ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung terwujudnya generasi muda Gunungkidul yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (kho)
Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3
Editor : Putri HS