Tindak Preventif MIN 8 Gunungkidul Hadapi Covid-19 dengan Penyemprotan Disinfektan

  Senin, 23 Maret 2020    Bacakan Berita     516 
Foto Tindak Preventif MIN 8 Gunungkidul Hadapi Covid-19 dengan Penyemprotan Disinfektan

Semanu (MIN 8 Gunungkidul) - Pandemi corona yang mulai meresahkan masyarakat, terutama orang tua atau wali peserta didik membuat MIN 8 Gunungkidul mengambil kebijakan untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring mulai Kamis-Selasa (19-31/3/2020). Hal ini merujuk pula pada surat edaran Kanwil Kementerian Agama DIY Nomor B-1006/Kw.12.1/4/HM.01/03/2020 tentang pengaturan jadwal dan sistem kerja ASN di bawah Kanwil Kemenag DIY dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Selain melaksankan KBM secara daring, MIN 8 Gunungkidul juga melakukan penyemprotan disinfektan, Minggu (22/3/2020).

Semenjak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO, MIN 8 Gunungkidul mulai serius menanggapi kondisi ini. Sepanjang sejarah hanya ada beberapa penyakit saja yang digolongkan sebagai pandemi. Pandemi merupakan epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua dan umumnya menjangkiti banyak orang.

Penyemprotan disinfektan merupakan salah satu tindakan preventif MIN 8 Gunungkidul menghadapi pandemi Covid-19. Dalam melaksanakan penyemprotan disinfektan ini, MIN 8 Gunungkidul mendapatkan bantuan dari Satkaryon Banser Semanu. Penyemprotan dilaksanakan di semua area madrasah, baik halaman, kantor, kelas, kantin, UKS, perpustakaan, hingga kantin madrasah mulai pukul 12.30 WIB sampai selesai.

Laily Fauziah, Kepala MIN 8 Gunungkidul mengaku bersyukur dengan adanya bantuan  penyemprotan disinfektan ini. “Alhamdulillah, semoga nanti ketika proses belajar-mengajar kembali normal,  peserta didik bisa menempati ruang kelasnya dengan nyaman dan terhindar dari virus Covid-19 yang merebak akhir-akhir ini,” ungkapnya.

Selanjutnya Kepala MIN 8 Gunungkidul juga mengucapkan terima kasih kepada Satkaryon Banser Semanu. “Terima kasih kepada Banser Semanu yang telah membantu kita dalam penanggulangan virus corona. Semoga apa yang telah diberikan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Laily Fauziah. (tna)

Penulis : MIN Semanu/MIN 8

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul