Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) — MTsN 8 Gunungkidul kembali menyelenggarakan In House Training (IHT) tindak lanjut hari ke-2 pada Kamis (12/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Hadir sebagai narasumber Pengawas Madrasah, Ponco Budi Susilo, yang memberikan pendalaman materi terkait perencanaan pembelajaran berbasis KBC. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
Ponco menjelaskan bahwa implementasi pembelajaran harus selaras dengan delapan dimensi profil lulusan. Proses pembelajaran tidak cukup hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga perlu menyentuh hati dan membangun kepekaan sosial siswa.
Pada kesempatan tersebut, para guru diharapkan mampu merancang perangkat pembelajaran yang secara konkret mengintegrasikan konsep pembelajaran mendalam dengan rumus 8-3-3-4 ke dalam tujuan, langkah-langkah kegiatan, hingga sistem asesmen. Dengan demikian, proses belajar mengajar tidak sekadar mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk karakter siswa yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Seluruh guru MTsN 8 Gunungkidul mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi interaktif serta sesi tanya jawab berlangsung dinamis, menunjukkan kesungguhan para pendidik dalam menyempurnakan perangkat pembelajaran yang lebih bermakna.
Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Gunungkidul berharap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat berjalan optimal di setiap kelas, sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. (mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Putri HS