Gedangsari (KUA Gedangsari) - Menindaklanjuti permohonan ukur arah kiblat dari beberapa takmir di desa Ngalang kecamatan Gedangsari, petugas dari Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul telah melakukan ukur kiblat pada Jumat, (31/1/2020). Dua mushola yang diukur arah kiblatnya adalah mushola Al Amin dusun Sumberjo Ngalang dan satu lagi mushola di dusun Nglaran Ngalang. Tim petugas ukur Kemenag masing-masing Suyanto, Sujarwanto dan Subaryanto. Pada saat pengukuran staf KUA Gedangsari Wakidin hadir mendampingi petugas.
Salah seorang pengurus takmir mushola Al Amin Agus Wiratno merasa senang dengan kedatangan tim ukur kiblat dari Kementerian Agama. Ia berharap agar mushola yang dibangun warga masyarakat dusun Sumberjo sesuai dengan ketentuan syariat tentang arah kiblat. Sehingga jamaah merasa mantap dan tidak merasa was-was dalam beribadah.
Kepala KUA Kecamatan Gedangsari Muh. Kamsun mengatakan bahwa kesadaran masyarakat membangun tempat ibadah yang tepat menghadap arah kiblat makin meningkat. Namun, mengingat pentingnya soal arah kiblat bagi tempat ibadah, sosialisasi harus terus digalakkan. Melalui perangkat desa dan para penyuluh agama pihak KUA berpesan baik kepada warga masyarakat yang akan membangun tempat ibadah ataupun merehab agar memastikan terlebih dahulu arah kiblatnya. Termasuk masjid dan mushola yang sudah dibangun untuk diperiksa arah kiblatnya.
Sampai dengan akhir 2020 jumlah masjid dan mushola di Gedangsari yang tersebar di 7 desa tercatat sebanyak 182 buah, terdiri dari 124 masjid dan 56 mushola. Dari keseluruhan masjid dan mushola tersebut, sebagian besar belum memiliki sertifikat arah kiblat.
Penulis : KUA Gedangsari
Editor : Siti Nurafrianti