Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) - Madrasah sebagai tempat menempa diri, terutama bagi orang tua yang memilihkan putra-putrinya belajar di sana tentu memiliki tujuan. Banyak orang tua berharap agar putra-putrinya mengenal lebih dekat dengan agama, atau agar dapat membaca Al Quran dengan baik. Mengetahui kondisi seperti ini, maka madrasah berupaya agar dapat mewujudkan harapan siswa dan orang tua terkait dengan pendampingan agama dan baca tulis Al Quran (BTQ). Untuk itu, MTsN 8 Gunungkidul (Madsaka) menyusun strategi agar dapat melaksanakan kegiatan pendampingan agama dan BTQ siswa di tengah pandemi Covid-19.
Di ruang perpustakaan madrasah setempat, Tim Imtaq beserta Tim Kurikulum Madsaka berkoordinasi untuk menemukan strategi tepat guna meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al Quran, Senin (5/10/2020). Selama ini pendampingan BTQ telah berjalan dengan baik. Namun, adanya kondisi pandemi ini telah mengubah pola pendampingan yang tadinya tatap muka langsung kini tidak dapat dilakukan. Hal ini menjadi pemikiran tersendiri bagi Tim Imtaq madrasah.
Ketua Tim, Ulinnuha mengatakan, persiapan untuk peningkatan kemampuan BTQ sudah disiapkan sejak lama. ”Sebenarnya sejak lama telah kami persiapkan cara dan ubo rampe untuk kegiatan peningkatan kemampuan BTQ ini, terutama untuk kelas VII. Termasuk maqra-maqra untuk penjajagannya sudah dibuat. Mengingat kondisi yang serba terbatas ini, maka terkendala untuk penjadwalannya,” ungkapnya seraya meminta tim kurikulum agar menyediakan waktu tersendiri demi terlaksananya kegiatan tersebut.
Dalam koordinasi tersebut muncul beberapa argumen yang sifatnya mendukung untuk dilaksanakan pendampingan BTQ secepatnya, baik dilaksanakan secara langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan atau secara daring dengan dipantau oleh tim khusus. Harapannya, program peningkatan kemampuan membaca Alquran ini dapat terlaksana, sehingga harapan orang tua menyekolahkan putra-purinya di madrasah benar-benar dapat terwujud. (mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Andi Eko