Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) – Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan S.Pd.I MSI mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah tim GTK madrasah berhasil meraih medali perak tingkat internasional dalam ajang Borneo International Innovation Creativity Competition (BIICC) yang diselenggarakan di Kuching, Malaysia. Kompetisi bergengsi ini merupakan kolaborasi dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Ngadiyan memimpin tim MTsN 4 Gunungkidul yang terdiri dari Dra. Jazamah Fitriyani, S.Pd., Sri Suparti, S.Pd., dan Rini Nuraeni, S.Pd. Mereka bersaing dalam kategori Best Practice dengan karya ilmiah berjudul "Beyond Routine: Unpacking the Impact of Morning Religious Practices on Students' Cognitive Flexibility and Learning Absorption in MTsN 4 Gunungkidul."
Dalam keterangannya, Ngadiyan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pencapaian luar biasa bagi madrasah. "Kami sangat bersyukur dan bangga atas raihan ini. Ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi tim yang solid, dan komitmen kami dalam mengembangkan inovasi pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan," ujarnya.
Lebih lanjut, beliau berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus berinovasi serta berani tampil di kancah internasional. Proyek yang diangkat oleh tim MTsN 4 Gunungkidul mengulas dampak kegiatan keagamaan pagi hari terhadap fleksibilitas kognitif serta daya serap belajar siswa, yang menjadi praktik unggulan di lingkungan madrasah tersebut.
Keikutsertaan dan kemenangan ini menegaskan komitmen MTsN 4 Gunungkidul dalam mengintegrasikan pendekatan religius dan ilmiah dalam proses pendidikan demi mencetak generasi yang unggul secara spiritual dan intelektual. (jf)
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS