Gubukrubuh (Kankemenag) – Ada tiga kunci sukses membawa madrasah makin maju. Pertama, pahami regulasi, tujuan, visi dan misi institusi pendidikan tersebut. Kedua, koordinasikan tujuan, visi dan misi tersebut dengan stakeholder yang ada dalam institusi pendidikan atau madrasah. Kepala madrasah menjadi ujung tombak untuk meraih visi misi tersebut, dibantu guru dan tenaga kependidikan serta pengawas madrasah.
Ketiga, kepala madrasah siap menjadi agent of change, agen perubahan dalam mencari formula dan inovasi-inovasi baru untuk memajukan madrasah.
Hal ini disampaikan Kasi Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul, Supriyanto, saat menghadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala MTsN 1 Gunungkidul dari Hamid Abdul Basit kepada Ngadiyan di madrasah setempat, Senin (6/1/2020).
Turut hadir pengawas madrasah Kecamatan Playen Sugiyo, guru dan tenaga kependidikan dari MTsN 1 Gunungkidul dan MTsN 8 Gunungkidul, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan ini Supriyanto berharap MTsN 1 Gunungkidul dapat menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan disekitarnya untuk menambah nilai plus dan keberhasilan madrasah ini. “Sesuai dengan namanya, MTs Negeri 1 Gunungkidul, maka ketika nanti ada even perlombaan, mendapatkan prestasi nomor 1 juga. Nantinya dalam setiap akhir tahun pembelajaran juga mampu meluluskan anak didiknya dengan nilai yg memuaskan,” pungkasnya. (wzm)
Penulis : Andi Eko
Editor : Andi Eko