Tiga Hal yang Disampaikan Kepala Kemenag Gunungkidul

  Kamis, 16 Maret 2023    Bacakan Berita     215 
Foto Tiga Hal yang Disampaikan Kepala Kemenag Gunungkidul

Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Integritas, Profesionalitas dan Tanggung Jawab adalah tiga hal yang disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., saat menghadiri Pembinaan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Pengawas di Griya Hinggil, Kamis (16/3/2023).

“Saya mengajak semuanya untuk me-refresh tentang Lima nilai budaya kerja. Kalau kita perdalam ini ternyata luar biasa. Hari ini saya mencoba mengajak untuk mendalami lima nilai budaya kerja itu,” tutur Sa’ban.

Pertama, Sa’ban menjelaskan tentang integritas. “Integritas itu keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar. Indikasi positif dari integritas; pertama bertekad dan berkemauan untuk berbuat yang baik dan benar, kedua berpikiran positif, ketiga mematuhi perundang-undangan yang berlaku, keempat menolak korupsi, suap atau gratifikasi. Sedangkan indikasi negatif dari integritas yaitu; melanggar sumpah dan janji pegawai atau jabatan, melakukan perbuatan rekayasa atau manipulasi dan menerima pemberian dalam bentuk apapun diluar ketentuan,” jelasnya.

Selanjutnya Sa’ban menyampaikan tentang profesionalitas yang memiliki arti bekerja secara disiplin dan tepat waktu dengan hasil terbaik. Adapun indikasi positif dari profesionalitas diantaranya; pertama melakukan pekerjaan sesuai kompetensi jabatan, kedua melaksanakan dan menyelesaikan tugas tepat waktu, terakhir tanggung jawab. Untuk indikasi negatifnya adalah melakukan pekerjaan tanpa perencanaan yang matang, melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan tugas dna fungsi dan melakukan pekerjaan dengan hasil yang tidak sesuai standar.

Berikutnya Sa’ban menjelaskan tentang Tanggung Jawab yang memiliki arti bekerja secara tuntas dan konsekuen, dengan indikasi positifnya adalah mengerjakan tugas dengan baik, berani mengakui kesalahan dan mengatasi masalah dengan segera. “Selalu merasa benar dan suka menyalahkan orang lain, serta menolak resiko pekerjaan dan penyalahgunaan wewenang adalah indikasi negatif dari tanggung jawab,” imbuhnya.

Sa’ban menjelaskan hal ini disampaikannya adalah untuk mengingatkan dirinya sendiri dan juga untuk para Bapak/Ibu pengawas. “Monggo bersama kita perbaiki kondisi kantor kita,” ajaknya.(sna)

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul