Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw 1447 H di MTsN 9 Gunungkidul diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nurhasim dari Ponjong, Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baabul Jannah ini diikuti oleh seluruh siswa serta guru dan tenaga kependidikan (GTK).
Dalam tausiyahnya, Ustadz Nurhasim mengupas makna dan tafsir QS Al-Isra ayat 1 yang menjelaskan peristiwa Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad saw pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha atas kehendak dan kekuasaan Allah SWT. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan mukjizat agung yang tidak dapat diukur dengan logika manusia, melainkan harus diyakini dengan iman.
Ustadz Nurhasim menjelaskan bahwa penyebutan Nabi Muhammad saw sebagai hamba Allah dalam ayat tersebut menunjukkan kemuliaan seorang manusia terletak pada ketaatan dan kepatuhannya kepada Allah SWT. Menurutnya, nilai kehambaan inilah yang harus diteladani oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Isra Mikraj menjadi dasar diturunkannya perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, Ustadz Nurhasim mengajak seluruh siswa untuk melaksanakan salat dengan tertib, disiplin, dan penuh kesadaran sebagai bentuk pengamalan risalah Nabi Muhammad saw.
Melalui pemaparan ini, diharapkan para siswa MTsN 9 Gunungkidul semakin memahami makna peringatan Isra Mikraj tidak hanya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai penguat iman dan pembentuk karakter religius.(nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS