Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Syawalan dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Anggota Koperasi Konsumen Tunas Harapan Pegawai Negeri Kemenag Gunungkidul Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (9/4/2026) di Ruang Pertemuan Koperasi Konsumen Tunas Harapan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip S.Ag M.Pd.I yang memberikan pembinaan sekaligus menyampaikan hikmah Syawalan kepada para peserta, khususnya calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Pada kesempatan tersebut, tercatat sembilan anggota koperasi yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2026.
Dalam sambutannya, Mukotip menegaskan bahwa ibadah haji merupakan momen agung yang mempertemukan ratusan ribu umat Islam dari berbagai penjuru dunia di Mekah. Tanpa memandang perbedaan sosial, ras, maupun budaya, seluruh jamaah menyatu dalam kesetaraan di bawah panji tauhid, mengelilingi Ka’bah sebagai tamu Allah yang mengharap kasih sayang dan ampunan-Nya.
Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa besar ini merupakan wujud nyata dari doa Nabi Ibrahim agar hati manusia senantiasa terpanggil untuk mendatangi Baitullah. Sejak berabad-abad lalu, umat Islam terus berdatangan ke Tanah Suci untuk menghidupkan nilai-nilai tauhid dan merasakan jamuan spiritual Ilahi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap rangkaian ibadah haji mengandung hikmah mendalam. Tidak sekadar ritual, haji menjadi puncak penghambaan kepada Allah sekaligus sarana mempererat solidaritas antar sesama Muslim. “Keindahan ibadah haji akan terasa utuh ketika jamaah memahami makna filosofis di balik setiap gerakannya,” ujarnya.
Dalam setiap tahapan manasik, lanjutnya, tersimpan keteladanan Nabi Ibrahim dan keluarganya tentang ketaatan dan pengorbanan. Pakaian ihram menjadi simbol persamaan derajat manusia di hadapan Tuhan, sementara thawaf mencerminkan kedekatan spiritual seorang hamba dengan Sang Pencipta melalui doa dan munajat yang tulus.
Momentum haji, menurutnya, juga menjadi ajang pertemuan akbar umat Islam dunia yang membuka peluang untuk memperkuat persatuan serta membahas berbagai persoalan umat. Oleh karena itu, jamaah diharapkan tidak hanya menjalankan ibadah secara lahiriah, tetapi juga membawa perubahan nyata dalam kehidupan setelah kembali ke tanah air.
Kegiatan Syawalan ini ditutup dengan doa bersama, penuh harap agar para calon jamaah haji diberikan kesehatan, kelancaran, serta mampu meraih haji yang mabrur, sekaligus menjadi pribadi yang lebih baik bagi masyarakat dan bangsa.
Hadir, Kepala SUbbagian TU Kankemenag Gunungkidul, H. Faqih Shomadi S.Ag M.Pd.I, Ketua Koperasi Tunas Harapan, Purwata, S.Pd.I, M.S.I. (sgt)
Penulis : Sigit
Editor : Putri HS