Supervisi Akademik dan Klinis MTsN 4 Gunungkidul Berjalan Sukses, Motivasi Guru Meningkat

  Jumat, 14 November 2025    Bacakan Berita     25 
Foto Supervisi Akademik dan Klinis MTsN 4 Gunungkidul Berjalan Sukses, Motivasi Guru Meningkat
Supervisi Akademik dan Klinis MTsN 4 Gunungkidul Berjalan Sukses, Motivasi Guru Meningkat

Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) – Pelaksanaan Supervisi Akademik dan Klinis untuk semester gasal Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTsN 4 Gunungkidul telah berhasil dilaksanakan dengan lancar dan mendapatkan respons positif, terutama dalam meningkatkan motivasi mengajar para guru. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik. Jumat, (14/11/2025).

Supervisi tahun ini mengedepankan pendekatan klinis, di mana proses pendampingan dilakukan secara intensif dan fokus pada masalah atau kebutuhan spesifik yang dihadapi guru di kelas. Tujuannya bukan semata mencari kesalahan, tetapi lebih pada pembinaan dan refleksi bersama.

Pelaksanaan supervisi akademik meliputi penilaian terhadap Perencanaan Pembelajaran yaitu kelengkapan dan kesesuaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar. Pelaksanaan Pembelajaran meliputi metode mengajar, pengelolaan kelas, pemanfaatan media, dan interaksi guru-siswa. Penilaian Hasil Belajar  yaitu teknik evaluasi yang digunakan dan tindak lanjutnya.

Salah satu elemen yang membuat supervisi kali ini terasa berbeda adalah kehadiran langsung dari Tim Penilai dan Kepala Madrasah di dalam kelas saat proses belajar mengajar berlangsung. Tim Penilai yang terdiri dari unsur Wakil Kepala Madrasah dan koordinator bidang, bekerja sama dengan Kepala Madrasah, secara aktif mengamati, mencatat, dan memberikan feedback.

 "Kehadiran Bapak/Ibu Kepala Madrasah dan tim di kelas memberikan rasa dihargai sekaligus dorongan yang kuat bagi kami. Kami merasa diperhatikan dan diarahkan, bukan sekadar diuji," ujar salah satu guru mata pelajaran.

Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan menyatakan bahwa langkah untuk langsung mendampingi di kelas adalah bagian dari komitmen pimpinan untuk memastikan budaya mutu diterapkan dalam setiap aktivitas pembelajaran.

"Kami ingin guru merasa didukung. Supervisi klinis memungkinkan kami untuk memberikan umpan balik yang konstruktif dan personal segera setelah observasi. Ini sangat efektif dalam memicu semangat dan perbaikan di semester ini," jelas Ngadiyan.

Secara keseluruhan, kegiatan supervisi berjalan kondusif dan menghasilkan data yang akurat mengenai kekuatan dan area perbaikan setiap guru. Dampak yang paling terasa adalah lonjakan motivasi di kalangan pendidik.

Lancar dan suksesnya kegiatan ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan prestasi akademik siswa serta terwujudnya lingkungan belajar yang lebih inovatif dan menyenangkan di MTsN 4 Gunungkidul sepanjang tahun pelajaran 2025/2026.(ian)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul