Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Sebagai upaya peningkatan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelayanan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, maka melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini melalui Radio Swara Dhaksinarga Wonosari, Kemenag Gunungkidul mengadakan talkshow pada Jumat (28/1/2022) siang.
Talkshow yang dilaksanakan secara live ini menghadirkan langsung Kepala Kankemenag Kabupaten Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., sebagai narasumber.
Sebelum membahas jauh tentang layanan Kemenag Gunungkidul, Sa’ban menjelaskan bahwa di tahun 2022 ini Kemenag Gunungkidul telah menetapkan jargon atau tagline layanan yang disebut dengan SUMRINGAH. Tagline ini juga sebagai tanda keseriusan Kemenag Gunungkidul yang siap menuju Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Sumringah itu kan selalu ceria, kemudian kalo dilihat itu menyenangkan,” ujar Sa’ban.
Sementara dari sisi maknanya Sa’ban menjabarkan SU yang pertama adalah SenyUm, jadi dalam pelayanan publik seluruh pegawai di Kemenag harus banyak menebar senyum, kemudian yang kedua itu M adalah Moderat, ketiga itu R, Religius, I itu Integritas, NG itu Ngayomi, A adalah Akuntabel dan H untuk Harmonis. “SUMRINGAH, diawali dengan Senyum diakhiri dengan Harmonis,” imbuhnya.
Usai memperkenalkan tagline baru dari Kemenag Gunungkidul, Sa’ban kembali membahas program dan pelayanan publik yang ada di Kemenag Gunungkidul, mulai dari pelayanan dalam bidang bimbingan masyarakat, bidang haji dan umrah, bidang pendidikan baik madrasah ataupun pendidikan agama di sekolah umum, juga bidang pendidikan diniyah dan pondok pesantren serta layanan zakat dan wakaf. Sa’ban juga menjelaskan beberapa program inovasi dari Kemenag Gunungkidul seperti Pojok Wakaf Uang Digital (PWUD), Jempolan Wakaf akronim dari Jemput Bola Layanan Wakaf dan lain sebagainya. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko