Semanu (MIN 8 Gunungkidul) - Setelah berakhirnya proses belajar mengajar selama satu semester, MIN 8 Gunungkidul melaksanakan pembagian rapor, Jumat (20/12). Rapor dibagikan oleh wali kelas di ruang kelas masing-masing. Pembagian rapor kali ini sudah menggunakan Aplikasi Rapor Digital (ARD) dan semua guru MIN 8 Gunungkidul berhasil menyelesaikan ARD sesuai jadwal yang ditentukan.
Penggunaan ARD sebenarnya sangat sejalan dengan perkembangan zaman yang memasuki era digitalisasi. Akan tetapi perlu diimbangi dengan peningkatan aplikasi dan kemampuan SDM agar ARD dapat menjadi aplikasi yang mempermudah guru dalam melaksanakan penilaian dan pelaporan hasil belajar siswa. Hal ini disampaikan Hamid Fitrianto selaku proktor ARD MIN 8 Gunungkidul.
Selanjutnya, Hamid menjelaskan beberapa kendala yang dirasa menghambat pengerjaan ARD antara lain diperlukannya laptop dengan spesifikasi tinggi, update aplikasi yang belum sempurna, kurangnya sosialisasi penggunaan ARD secara detail, dan kurang aktifnya operator madrasah dalam mencari informasi terkait ARD. “Operator ARD atau proktor madrasah harus senantiasa berperan aktif supaya semua guru mampu menyelesaikan rapor tepat waktu,” tandas Hamid.
Sementara Suwari, guru kelas tiga MIN 8 Gunungkidul mengaku sempat memiliki kendala ketika hendak menginput kompetensi dasar. Pasalnya kompetensi dasar yang terlalu panjang tidak mampu terinput dalam ARD. Namun, kendala tersebut dapat teratasi dengan baik. Sedangkan untuk masalah input nilai, apabila guru sudah disiplin mempersiapkan nilai harian, pengerjaan ARD tidak akan memakan waktu lama. Terbukti MIN 8 Gunungkidul mampu menyelesaikan ARD dalam waktu satu minggu. “Dulunya bayangan ARD itu rumit dan sulit. Ternyata setelah kita pelajari, Alhamdulillah ARD dapat berjalan lancar dan rapor dapat dibagikan tepat waktu,” ungkap Suwari. (tna)
Penulis : MIN Semanu/MIN 8
Editor : Andi Eko