Sucikan Hati Pererat Ukhuwah, KUA Semin Ikuti Pengajian Syawalan Lintas Instansi se-Kapanewon Semin

  Sabtu, 04 April 2026    Bacakan Berita     10 
Foto Sucikan Hati Pererat Ukhuwah, KUA Semin Ikuti Pengajian Syawalan Lintas Instansi se-Kapanewon Semin

Semin (KUA Semin) — Dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idulfitri, Pengajian Syawalan Lintas Instansi se-Kapanewon Semin sukses diselenggarakan pada Kamis (2/4/2026), bertempat di Aula Kapanewon Semin. Kegiatan ini mengusung tema “Sucikan Hati, Pererat Ukhuwah” sebagai refleksi momentum Syawal untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan.

Acara ini dihadiri sekitar 130 peserta yang berasal dari berbagai instansi dan lembaga di wilayah Semin. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh umat Muslim, tetapi juga melibatkan peserta dari berbagai latar belakang agama sebagai bentuk nyata toleransi dan kebersamaan lintas instansi. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan dengan khidmat oleh Penyuluh Agama Islam KUA Semin, Siti Hidayatul Khotimah S.Ag.

Dalam sambutannya, Panewu Anom Semin, Haryanto, menyampaikan bahwa momentum Syawalan bukan sekadar tradisi, melainkan sarana untuk membersihkan hati dari segala prasangka, dendam, dan perpecahan. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial, terutama ditengah keberagaman yang ada di lingkungan Kapanewon Semin.

“Tema Sucikan Hati, Pererat Ukhuwah mengandung makna mendalam bahwa kebersamaan yang kuat hanya dapat terwujud jika setiap individu mampu menata hati, saling memaafkan, dan membangun komunikasi yang baik. Dengan hati yang bersih, kita dapat mempererat tali persaudaraan, baik antarsesama umat beragama maupun lintas instansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haryanto juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Syawal sebagai titik awal memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, dalam tausiahnya, H. Sutarjo MA menyampaikan pentingnya menjaga diri serta meningkatkan kedamaian dalam kehidupan rumah tangga sebagai pondasi utama keharmonisan sosial. Ia menegaskan bahwa keluarga yang harmonis akan melahirkan lingkungan masyarakat yang damai. Ia membagikan tips sederhana namun bermakna untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, yaitu dengan konsep “1 cinta, 2 hati, 4 mata”. “Artinya, satu cinta yang dilandasi ketulusan, dua hati yang saling memahami dan menguatkan, serta empat mata yang saling menjaga pandangan dan kepercayaan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menyeimbangkan kehidupan dengan memperbanyak puji dan syukur kepada Allah, senantiasa mengingat-Nya dalam setiap keadaan, serta tidak pernah bosan untuk terus thalabul ilmi atau menuntut ilmu.

Kegiatan Pengajian Syawalan ini diharapkan mampu menjadi wadah mempererat ukhuwah, memperkuat nilai toleransi, serta meningkatkan kualitas spiritual dan sosial seluruh peserta. Dengan semangat kebersamaan, Kapanewon Semin diharapkan semakin solid dan harmonis dalam membangun masyarakat yang rukun dan sejahtera.

Penulis : KUA Semin

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul