STQH Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 Resmi Dibuka

  Sabtu, 22 Februari 2025    Bacakan Berita     105 
Foto STQH Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 Resmi Dibuka

Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Upacara Pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al Hadis (STQH) Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Gunungkidul yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gunungkidul Ir. Eddy Praptono M.Si di Ruang Rapat Handayani Setda Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (22/2/2025).

Bupati Gunungkidul dalam sambutan yang dibacakan oleh Eddy Praptono menyampaikan, STQH adalah suatu kegiatan keagamaan yang bertujuan menyeleksi bibit-bibit unggul daerah dibidang seni baca Al Quran, yang selanjutnya akan dikirim untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

“Tentunya Seleksi Tilawatil Quran bukan hanya bertujuan untuk mencari qori/ qoriah, hafiz/hafizah, serta mufasir/mufasirah terbaik. Lebih dari itu, STQH dimaksudkan sebagai sarana internalisasi Al Quran di kalangan remaja sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Pengukuhan Dewan Hakim STQH Tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025 oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Mukotip S.Ag M.Pd.I.

Sebelumnya, panitia penyelenggara, Aris Pambudi SIP M.Si menjelaskan kegiatan STQH mengusung tema “Melalui Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadis, Kita Perkuat Karakter Bangsa Menuju Gunungkidul Religius dan Bermartabat”. 

Selain itu juga disampaikan bahwa tujuan terselenggaranya STQH ialah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca, memahami dan mengamalkan isi kandungan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari, membudayakan masyarakat Gunungkidul untuk gemar belajar dan membaca Al Quran ditengah-tengah aktivitas kesehariannya, serta mencari bibit-bibit unggul di Kabupaten Gunungkidul dan sekaligus sebagai persiapan menghadapi STQH tingkat DIY pada April 2025 mendatang.

STQH diikuti 94 peserta dari kafilah yang berasal dari 18 Kapanewon se-Gunungkidul. Adapun cabang yang dilombakan pada STQH ada enam, dengan rincian tilawah dewasa putra 9 peserta, tilawah dewasa putri 9 peserta, hafalan 5 juz dan tilawah putra 13 peserta, hafalan 5 juz dan tilawah putri 12 peserta, hafalan 10 juz putra 10 peserta dan hafalan 10 juz putri 10 peserta.

Kemudian hafalan 20 juz putra 5 peserta, hafalan 20 juz putri 6 peserta. Hafalan 30 juz putra 7 peserta, hafalan 30 juz putri 6 peserta. Hafalan hadis putra 4 peserta dan hafalan hadis putri 3 peserta.

Penulis : Putri HS

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul