Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) - Pelaksanaan Ujian Madrasah sebagai tanda berakhirnya proses pembelajaran ditingkat tsanawiyah telah berlangsung di MTsN 8 Gunungkidul (Madsaka). Sejak Senin (18/4/2022), 145 siswa telah berkutat dengan sejumlah soal pada setiap mata pelajaran yang dijadwalkan hingga Sabtu mendatang. Ujian kali ini dilaksanakan secara langsung berbasis kertas.
Pelaksanaan pembelajaran yang telah berlangsung tatap muka ini memberi kesempatan kepada satuan pendidikan untuk bisa menyelenggarakan ujian tatap muka berbasis kertas. Hal ini diyakini memberi dampak yang lebih baik bagi siswa dalam mengerjakan. "Pelaksanaan UM tertulis dilaksanakan berbasis kertas dengan berbagai pertimbangan, diantaranya keleluasaan siswa dalam mengerjakan, karena dapat dilaksanakan secara serempak dan tidak perlu menggunakan sesi karena baru ada 2 ruang lab komputer. Siswa dalam mengerjakan lebih serius dan tidak banyak kendala. Para siswa sendiri menyatakan lebih senang mengerjakan dengan kertas karena sudah hampir setiap pelaksanaan penilaian ataupun tryout menggunakan HP atau gadget." jelas Kendah Romi Widiyastuti, Waka Kurikulum MTsN 8 Gunungkidul.
Kepala MTsN 8 Gunungkidul, Hamid Abdul Basit, mengatakan ada empat mata pelajaran yang telah diuji praktikkan sehingga tidak perlu diujikan secara tertulis, antara lain PJOk, Prakarya, Seni Budaya, dan Tahfidz. Hal ini lebih meringankan beban siswa dalam belajar. Mereka tentunya lebih fokus dalam mempersiapkan diri menghadapi soal ujian madrasah dan diharapkan dapat memperoleh hasil yang memuaskan. (mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Andi Eko