Yogyakarta (MTsN 8 Gunungkidil) -- Setelah melalui antrean panjang, akhirnya siswa MTsN 8 Gunungkidul berkesempatan mengikuti program Wajib Kunjung Museum (WKM) bersama Dinas Kebudayaan Provinsi D.I. Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pada Jumat (4/10/2024) setelah melewati antrean permohonan yang cukup lama. Sesuai kebijakan setempat, peserta adalah siswa dan guru pendamping dengan jumlah tertentu.
Pada kesempatan tersebut dua rombel MTsN 8 Gunungkidul yakni kelas VIIA dan VIIB beserta wali kelas dan beberapa pembimbing menjadi peserta. Semua akomodasi dan pembiayaan yang meliputi transportasi, konsumsi dan tiket masuk museum ditanggung oleh dana keistimewaan.
Agus Rinanto, Guru IPS selaku koordinator acara berterima kasih kepada semua pihak terutama Dinas Kebudayaan Provinsi yang telah memberikan kesempatan belajar di luar kelas secara gratis kepada para siswa.
Ada dua lokasi yang dikunjungi yaitu keraton dan museum batik. Para siswa sangat antusias mengikutinya. Zizi (Kelas VIII) menyatakan bahwa dirinya merasa senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang budaya Yogyakarta yang istimewa. "Baru kali ini masuk di keraton, alhamdulillah," ungkap siswa kelahiran Jakarta ini.
Kak Eka, salah satu tour guide memotivasi para siswa untuk tetap semangat belajar meraih kesuksesan serta kepada madradah berharap untuk mengajukan permohonan kembali melalui laman resmi Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta. (ken & mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti