Siswa MTsN 4 Gunungkidul Ikuti Pembinaan dan Penguatan OMI Riset 2025: Wujudkan Generasi Madrasah Inovatif dan Berdaya Saing

  Jumat, 17 Oktober 2025    Bacakan Berita     132 
Foto Siswa MTsN 4 Gunungkidul Ikuti Pembinaan dan Penguatan OMI Riset 2025: Wujudkan Generasi Madrasah Inovatif dan Berdaya Saing
Jauza dan Putri dalam Acara Pembukaan Pembinaan OMI Riset 2025

(Tangerang) - Dua siswa MTs Negeri 4 Gunungkidul berpartisipasi dalam kegiatan Pembinaan dan Penguatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) bidang Riset tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Grand Hajj Asrama Haji Tangerang pada Kamis (16/10/2025) hingga Sabtu (18/10/2025).

Acara pembukaan digelar pada Jumat, (17/10/2025) berlangsung meriah dan penuh antusiasme, dengan kehadiran langsung Direktur KSKK Kementerian Agama RI, Nyayu Khodijah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan riset sebagai wadah penguatan karakter ilmiah dan kepemimpinan siswa madrasah di era digital.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 tim riset terbaik nasional dari jenjang MTs dan MA yang telah terseleksi dari ribuan peserta di seluruh Indonesia. Para peserta terbagi dalam tiga kategori riset, yakni Ekoteologi, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Transformasi Digital. Tim riset dari MTsN 4 Gunungkidul menjadi salah satu wakil yang lolos pada bidang SDGs dengan mengusung judul penelitian “PEKA” (Podcast Edukasi Kreativitas Siswa) Berbasis Kearifan Lokal Gunungkidul Sebagai Sarana Literasi dan Pelestarian Budaya.

Dalam arahannya, Nyayu Khodijah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah melalui proses seleksi ketat. “Kalian adalah generasi terbaik madrasah yang siap menjadi calon pemimpin masa depan. Jadikan riset bukan hanya kegiatan ilmiah, tetapi juga jalan untuk memberi solusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Terpisah, Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian siswanya. “Partisipasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar dalam inovasi dan riset. Kegiatan OMI sangat positif karena menumbuhkan semangat ilmiah, kolaboratif, dan berdaya saing di kalangan pelajar madrasah,” tuturnya.

Ngadiyan juga berharap pengalaman ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan membawa nama baik madrasah di tingkat nasional. (acf)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul