Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) - Suasana berbeda tampak di lingkungan MIN 12 Gunungkidul pada Kamis Pon (27/11/2025). Seluruh siswa hadir dengan mengenakan pakaian tradisional Jawa Yogyakarta, sehingga menambah nuansa budaya yang kental di madrasah. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelestarian tradisi serta penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
Sejak pagi, halaman madrasah terlihat semarak dengan beragam busana adat, mulai dari surjan, jarik, blangkon, hingga kebaya yang dikenakan para siswa. Dengan penuh antusias, mereka mengikuti kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS), namun dengan suasana yang lebih istimewa.
Kepala MIN 12 Gunungkidul, Subardi menyampaikan bahwa kegiatan mengenakan pakaian tradisional pada Kamis Pon ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Jawa, khususnya budaya Yogyakarta. “Kami ingin memperkenalkan dan menanamkan nilai luhur budaya lokal kepada anak-anak sejak dini. Dengan cara ini, mereka tidak hanya belajar melalui materi, tetapi juga melalui praktik dan pengalaman langsung,” ungkapnya.
Kegiatan Kamis Pon berbusana tradisional ini diharapkan mampu menjadi sarana pembentukan karakter, sekaligus upaya menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Putri HS