Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) — Musik keroncong, dengan sentuhan khasnya, terus menginspirasi siswa-siswa MIN 1 Gunungkidul dalam kegiatan ekstrakurikuler mereka. Di bawah bimbingan Denny Rushandrianto, S.Pd.I., sejumlah siswa dengan penuh semangat belajar memainkan lagu-lagu keroncong yang indah seperti "Indonesia Pusaka" dan "Rayuan Pulau Kelapa".
Siswa-siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Naufal Rizki Ramadhan (Gitar Melodi), Juliazka Catur Pamungkas (Ukulele-Cak), Fadil Nidzam Putra Pratama (Ukulele-Cuk), Ahmad Mahfudz (Gitar Bass), Evan Alfarro, Zidan Fauzi Abdillah, dan Devan Ridho Alghofi (Pianika). Mereka adalah contoh nyata dari semangat belajar dan bakat musikal yang berkembang di MIN 1 Gunungkidul.
Denny Rushandrianto, S.Pd.I., guru kelas 4B di MIN 1 Gunungkidul, dengan antusias memandu siswa-siswa ini dalam belajar bermain musik keroncong. Baginya, kegiatan ekstrakurikuler ini adalah wadah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni musik.
Denny juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat kurikulum merdeka, yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengejar minat mereka di luar mata pelajaran inti. Musik keroncong dipilih karena memiliki dua manfaat besar. Pertama, musik ini membantu menumbuhkan rasa patriotisme di antara siswa-siswa melalui lagu nasional, memperdalam cinta mereka pada tanah air Indonesia. Kedua, ini adalah upaya untuk melestarikan budaya nasional yang kaya dan indah.
Selain manfaat sosial dan budaya ini, bermain musik juga memberikan manfaat kognitif. Dalam proses memainkan alat musik dan menyusun harmoni lagu, siswa dapat menyeimbangkan peran otak kanan (kreatif) dan otak kiri (logis). Ini membantu dalam pengembangan keterampilan kognitif mereka, memperbaiki kemampuan pemecahan masalah, dan membantu siswa menjadi individu yang lebih serba bisa.
Semangat siswa-siswa MIN 1 Gunungkidul dalam kegiatan musik keroncong ini adalah contoh bagus tentang bagaimana pendidikan di madrasah tidak hanya tentang teori dan pelajaran dalam buku teks. Ini juga tentang pengembangan penuh potensi siswa dan memberikan mereka kesempatan untuk mengejar minat dan bakat mereka. Di MIN 1 Gunungkidul, bakat musik keroncong siswa dihargai, dipupuk, dan diinspirasi untuk berkembang. (den/fkn)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti