Semanu (MIN 8 Gunungkidul) - Guna memperkuat kemampuan dasar literasi dan numerasi peserta didik, kelas 1A MIN 8 Gunungkidul menyelenggarakan program tambahan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan setelah sesi Baca Tulis Al Quran (BTAQ) berakhir, tepatnya mulai pukul 11.30 WIB. Program tersebut dirancang sebagai bentuk pendampingan intensif guna mendukung transisi belajar siswa dari jenjang taman kanak-kanak menuju madrasah ibtidaiyah agar berjalan lebih optimal.
Pelaksanaan pembelajaran calistung dilakukan dengan sistem kelompok kecil untuk menjaga fokus dan efektivitas bimbingan. Dari total 28 siswa kelas 1A, peserta dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing beranggotakan tujuh siswa. Kegiatan ini dijadwalkan secara bergilir setiap hari Senin hingga Kamis, sehingga setiap kelompok memperoleh kesempatan belajar sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pendekatan ini memungkinkan guru memberikan pendampingan yang lebih personal sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajar masing-masing siswa.
Guru kelas 1A, Ayu Nurhidayati, secara langsung mendampingi dan mengawal jalannya kegiatan dengan penuh kesabaran. Ia menegaskan bahwa penguasaan kemampuan calistung merupakan fondasi utama bagi siswa dalam memahami berbagai mata pelajaran di jenjang berikutnya.
“Dengan jumlah siswa yang hanya tujuh orang dalam satu sesi, saya dapat memantau perkembangan setiap anak secara lebih detail. Kami ingin memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam penguasaan kemampuan dasar ini, sehingga mereka lebih percaya diri dalam mengikuti pembelajaran di kelas,” ungkap Ayu.
Melalui program tambahan ini, MIN 8 Gunungkidul berharap kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas awal dapat berkembang secara optimal, sekaligus menjadi bekal penting dalam mendukung keberhasilan belajar di masa mendatang. (tna)
Penulis : MIN Semanu/MIN 8
Editor : Putri HS