Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Tahun 2022 ini Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul siap untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Oleh karena itu, ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu Baper artinya Bawa Perubahan. Dari delapan area perubahan, mari kita menjadi orang yang dapat berubah,” papar Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Faqih Shomadi, S.Ag., M.Pd.I. saat menjadi pembina apel pagi pegawai di halaman kantor setempat, Senin (24/1/2022).
Kedua, lanjut Faqih, ASN Kemenag Gunungkidul harus Kredit, dalam artian kredibel, disiplin dan berintegritas.
Faqih menyampaikan bahwa dalam persiapan WBK, Kemenag Gunungkidul mengadakan sayembara tagline yang akan dipilih menjadi tagline Kemenag Gunungkidul yang hasilnya akan diumumkan kemudian. Selain itu, sistem informasi manajemen yang terintegrasi di Kemenag Gunungkidul memakai nama SIMPATI HANDAYANI (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Terintegrasi Handal Melayani).
“Mari kita terus maju tanpa harus menyingkirkan, naiklah tinggi tanpa harus merendahkan, jadilah baik tanpa harus menjelekkan dan jadilah orang yang benar tanpa harus menyalahkan,’ pungkasnya.
Dalam kesempatan ini diserahkan penghargaan juara lomba Video Moderasi Beragama yang diadakan Kankemenag Gunungkidul dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti ke-76 Kementerian Agama, dengan rincian, Juara 1 diraih MTsN 4 Gunungkidul, Juara 2 diraih MIN 1 Gunungkidul, Juara 3 diraih KUA Gedangsari, Juara Harapan 1 diraih MAN 1 Gunungkidul, Juara Harapan 2 diraih MIN 8 Gunungkidul, dan Juara Harapan 3 diraih MTsN 9 Gunungkidul. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti