Gunungkidul (MTsN 1 Gunungkidul) - Sebagai upaya mewujudkan hak anak, MTsN 1 Gunungkidul mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Ramah Anak (SRA) bersama Tim Narasumber dari MAN 1 Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Jum’at dan Sabtu (23-24/8/2024) di RM Mbok Seneng, Gunungkidul.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul Drs.H. Sa’ban Nuroni MA, Kasi Dikmad Kabupaten Gunungkidul H. Supriyanto S. Ag MSI., Pengawas Madrasah Kabupaten Gunungkidul H. Latif Jauhari M.A dan diikuti oleh seluruh peserta Bimtek SRA yang diikuti oleh 10 Madrasah, antara lain MTsN 1 Gunungkidul, MTsN Gunungkidul, MTsN 7 Gunungkidul, MTs Al I’anah Nglipar, MTs Al I’anah Playen, MTs Jam’ul Mu’awamah YAPPI Ngembes, MTs Muhammadiyah Muhajirin Patuk, MTs YAPPI Dengok, MTs YAPPI Jetis Saptosari, MTs YAPPI Mulusan, MTs YAPPI Sumberejo, dan MTs Sunan Kalijaga.
Kegiatan diawali dengan sambutan, pembinaan, sekaligus membuka secara resmi Bimtek SRA oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul Drs.H. Sa’ban Nuroni MA. Pada kesempatan tersebut, Sa'ban juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir terkait dengan Program Prioritas Kemenag, yang salah satunya yaitu penguatan moderasi beragama. “Dengan adanya gerakan moderasi beragama dalam program prioritas Kemenag pemahaman beragama tidak dibenturkan dengan negara. Tantangan keberagaman yaitu dari gerakan intolenransi (Antar Umat Bergama dan Inter Umat Beragama) serta memudarnya nilai-nilai luhur budaya bangsa, oleh karena itu sikap adaptif kepada budaya lokal harus dimiliki oleh kita semua," jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Kasi Dikmad Kabupaten Gunungkidul H. Supriyanto S. Ag MSI. “Tujuan SRA adalah dalam rangka pemenuhan hak-hak dasar anak. dengan 3 pilar yaitu : Orang tua, Guru dan Murid dengan tahapan Mau, Maju dan Mampu Menuju Sekolah Ramah Anak Yang Bersih, Aman, Ramah, Inklusuf, Sehat, Aman dan Nyaman sehingga terwujud Anak Senang, Guru Tenang, Orang Tua Bahagia," tandasnya.
Acara selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada Narasumber yaitu Tim dari MAN 1 Gunungkidul. Narasumber menjelaskan bahwa program SRA tidak dapat diwujudkan tanpa adanya komiten dari seluruh warga madrasah. Terdapat 8 proses belajar yang ramah anak, yaitu: Disiplin SRA (tanpa kekerasan dan merendahkan harkat dan martabat anak), komunikasi dua arah, bahasa positif dalam berkomunikasi, motivasi belajar, akrab dengan anak, anak sebagai karakter yang unik, pembentukan karakter positif anak, dan pembelajaran di luar kelas.
Selanjutnya, menjelaskan bahwa sesuai undang-undang bahwa setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar, berhak mendapatkan Pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya dan meningkatkan kualitas hidupnya serta demi kesejahteraan. Begitupun juga seorang anak yang berhak memperoleh Pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesual dengan minat serta-bakatnya.
Sebagai penutup, narasumber memberikan pemahaman kepada peserta bimtek tentang 4 hak dasar anak, yaitu hak hidup, perlindungan, tumbuh kembang, dan partisipasi. Oleh karena itu keempat hak tersebut harus didapatkan oleh anak, karena keempat hak tersebut sudah didapatkan anak mulai dari berada dalam kandungan, selanjutnya membahas mengenai disiplin positif satuan pendidikan ramah anak pembentukan generasi berkarakter. Pada penutupan sesi, sebagai ketua panitia, Kepala MTsN 1 Gunungkidul menyampaikan pesannya. “Kita harus implementasikan program SRA ini di Madrasah kita masing-masing. Semoga kita mampu untuk menjalankan amanah ini sebaik mungkin”, tutupnya.(jsp).
Penulis : MTsN Gubukrubuh/MTsN 1
Editor : Siti Nurafrianti