Sebelum KBM tatap muka secara terbatas ini mulai diselenggarakan di MTsN 1 Gunungkidul terlebih dahulu dilakukan survey melalui link google form kepada seluruh warga madrasah meliputi guru dan tenaga kependidikan serta siswa madrasah juga izin dari gugus Covid setempat. Link berisi identitas dan pertanyaan seputar kesiapan pelaksanaan kegiatan tatap muka sebagai salah satu syarat terlaksananya kegiatan ini. Setelah dilihat hasilnya ternyata progress pengisisan data dari peserta didik maupun pendidik banyak yang menunjukkan tanda siap untuk PTM terbatas. Khusus hari pertama kegiatan PTM ini dihadiri dan dipantau oleh tim Gugus Covid-19 Kapanewon Playen, Gunungkidul.
Untuk teknis pelaksanaan pembelajaran PTM, sebelum siswa masuk kelas masing-masing harus dicek suhu terlebih dahulu dan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, serta menjaga jarak saat masuk kelas hingga keluar kelas. Di kelas pun siswa hanya duduk satu meja diisi oleh satu siswa. Khusus siswa yang sedang sakit atau kurang enak badan disuruh untuk tetap belajar secara daring di rumahnya masing-masing.
Seperti yang disampaikan oleh Ngadiyan, S.Pd.I., M.S.I. selaku Kepala MTsN 1 Gunungkidul, “Kegiatan PTM terbatas sudah sangat diharapkan untuk dilaksanakan secepatnya. Hal ini didasari dengan turunnya angka positif Covid-19 dan siswa madrasah juga sudah mengikuti kegiatan vaksinasi. Selain itu, kegiatan belajar daring atau online dirasakan kurang efektif di MTsN 1 Gunungkidul,” ujarnya. (srw)