Seksi PD pontren Kemenag Gunungkidul Adakan Pembinaan Moderasi Beragama Bagi Lembaga Pendidikan Keagamaan

  Kamis, 29 September 2022    Bacakan Berita     211 
Foto Seksi PD pontren Kemenag Gunungkidul Adakan Pembinaan Moderasi Beragama Bagi Lembaga Pendidikan Keagamaan

Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama bagi Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam di Aula KPN Tunas Harapan Wonosari, Rabu (28/9/2022).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kankemenag Gunungkidul yang diwakili oleh Kasubbag TU, Drs. H. Andar Prasetyo,MA., didampingi Kasi PD. Pontren, H. Yosep Muniri,S.Ag.,MA. 

Andar menyampaikan Indonesia bukan hanya miliki satu suku atau satu pulau saja, tetapi Indonesia disokong oleh setiap Pulau, Provinsi, Suku, Bahasa, Agama, Etnis yang bermacam-macam yang ada di Indonesia. 

“Ketika kita sudah mengakui bahwa Indonesia ini memang disokong, disengkuyung bareng pendiriannya oleh seluruh komponen bangsa maka supaya negara Indonesia ini tetap utuh tidak terganggu, tidak ada kerusakan maka pemerintah memandang perlu dan sangat penting untuk mengedepankan moderasi beragama. Moderasi beragama adalah sebuah rancangan atau rumusan agar bangsa Indonesia memiliki cara pandang tentang keragaman, sikap yang dilakukan ketika berada di tengah-tengah masyarakat yang majemuk seperti kita ini,” terang Andar.

Sebelumnya Kasi PD Pontren, Yosep Muniri menjelaskan bahwa Kementerian Agama Republik Indonesia di Tahun 2022 ini memiliki Tujuh program prioritas strategis yang salah satunya adalah Moderasi Beragama. “Diberi pengertian bahwa moderasi beragama adalahc ara pandang, sikap dan perilaku dalam beragama secara moderat, toleran, menghargai perbedaan. Ada empat indikator moderasi beragama yaitu; Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti Kekerasan dan Penerimaan terhadap Tradisi,” kata Yosep ketika memberikan laporan kegiatan.

Pembinaan Moderasi Beragama ini menghadirkan Dr. KH. Irwan Masduqi, Lc.,M.Hum., Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi, Sleman, DIY sebagai narasumber dan diikuti oleh 35 orang yang terdiri dari perwakilan Ustadz/Ustadzah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) se Gunungkidul. (sna)

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul