Sebanyak Delapan Pasang Catin Ikuti Bimwin di KUA Nglipar

  Rabu, 15 November 2023    Bacakan Berita     56 
Foto Sebanyak Delapan Pasang Catin Ikuti  Bimwin di KUA Nglipar
Foto bersama fasilitator dan peserta Bimwin Mandiri KUA Nglipar

Nglipar (KUA Nglipar) - Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) mandiri Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul tahun 2023 di KUA Kapanewon Nglipar pada  Rabu  (15/11/2023 ) di Ruang Bimbingan Manasik Haji dan Balai Nikah KUA Nglipar. Kegiatan ini diikuti oleh delapan pasang calon pengantin (catin).

Kepala Kantor  Urusan  Agama Kapanewon Nglipar H. Endra Muhadi S.Sos MA  memberikan sambutan sekaligus bertindak sebagai fasilitator yang menyampaikan bahwa keluarga yang kuat merupakan salah satu pondasi terpenting dalam pembangunan sumber daya manusia, maka dalam rangka peningkatan pemahaman keluarga dan memberikan suatu bekal terhadap pasangan pengantin, kegiatan bimbingan perkawinan ini diprogramkan oleh Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama.

Turut hadir sebagai pemateri bimwin, yaitu Penyuluh Agama Islam Fungsional Hj. Dwi Wahyuni S.Ag. dengan materi Mempersiapkan Keluarga Sakinah dan Memenuhi Kebutuhan Keluarga. Sedangkan dari Balai Penyuluhan KB (BPKB) Kapanewon Nglipar Ir Sulistyana dengan materi Menyiapkan Generasi Berkualitas dan Kesehatan Reproduksi. Sebelum binwin dimulai, acara kontrak belajar disampaian kepada peserta dengan dipandu oleh Penyuluh PPPK Dyah Nur Khikmah Purwaningtyas S.H.I.

Sulistyana memaparkan tentang pentingnya perencanaan dalam membangun rumah tangga. Rumah tangga yang direncanakan dengan baik akan menurunkan generasi yang berkualitas. “Jangan sampai ada generasi yang lahir stunting karena keteledoran orang tuanya," ujar Sulistyana.

Sementara Dwi Wahyuni menjelaskan Lima Pilar Keluarga Sakinah dalam memenuhi kebutuhan keluarga yang meliputi mitsaqan ghalizan (janji kokoh), zawaj (berpasangan), mu’asyarah bil ma’ruf (saling berbuat baik), musyawarah (saling berembug), dan taradhin (saling rela dan menyenangkan).

”Selain kebutuhan materi yang membutuhkan dukungan finansial, diperlukan juga kebutuhan immateri, diantaranya rasa mencintai dan dicintai, kasih sayang, rasa aman, merasa terlindungi, diperhatikan, dijaga, dihormati, dihargai, dan lainnya. Ingat...nafkah itu tidak hanya materi," katanya.

Acara diakhiri dengan foto bersama semua peserta dan fasilitator di Balai Nikah Kantor Urusan Agama Kapanewon Nglipar. (dwi)

 

Penulis : KUA Nglipar

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul