Sebanyak 50 Siswa SMK Negeri 1 Gedangsari Ikuti BRUS

  Kamis, 13 November 2025    Bacakan Berita     17 
Foto Sebanyak 50 Siswa SMK Negeri 1  Gedangsari Ikuti BRUS

Gedangsari (KUA Gedangsari) – KUA Gedangsari mengadakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Negeri 1 Gedangsari pada Kamis (13/11/2025).

Kegiatan BRUS ini bertujuan untuk membimbing remaja, khususnya remaja sekolah Tingkat SMA/ SMK sederajat agar memiliki karakter dan budi pekerti  yang baik serta akidah yang baik, pencegahan secara preventif pernikahan dini, kenakalan dan kekerasan remaja yang saat ini membutuhkan penanganan dan perhatian secara khusus dan maksimal, dan membantu mereka mengatasi masalah remaja. 

Program ini juga bertujuan agar remaja dapat mengenali potensi diri, santun dalam bersikap, membuat keputusan yang tepat, serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba, merokok,  pergaulan bebas, dan bullying serta pembatasan dan bijak dalam menggunakan medsos. 

Sebagai pemateri pertama Penyuluh Agama Islam Sukasdi S. Ag MSI  yang memberikan materi tentang Mengelola Emosi. Agar remaja menjadi keren tanpa temperamental dan dapat beradatasi dengan situasi yang baik, dapat berperan di sosial masyarakat. "Ada tiga hal yang diperhatikan oleh para remaja berkaitan dengan mengenal diri. Pertama Introvert, kedua Ekstrovert dan ketiga Ambivert. Ini untuk menentukan kebijakan dan cita-cita kedepan," ungkap Kasdi.

Sementara Penghulu KUA Gedangsari Rahmat Wahid Saifuddin S.Ag memberikan materi tentang remaja yang sehat adalah remaja yang sehat secara fisik dan mental, yang ditandai dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan mental, dan memiliki hubungan sosial yang baik.

Untuk menjadi sehat, remaja perlu berolahraga teratur, makan makanan bergizi seimbang, tidur cukup, dan menjaga kesehatan menjaga keselamatan, menggunakan medsos secara bijak, dan menjalin hubungan yang sehat dengan keluarga dan teman juga merupakan aspek penting dari kesehatan remaja. "Banyak remaja yang masa depanya berantakan dan hancur karena pengambilan keputusan tidak bijak dan tidak tepat, sehingga cita-cita yang yang diimpikan harus kandas. Ini menjadi perhatian yang serius untuk remaja. Harapan merupakan idealisme, keinginan atau cita-cita. Harapan juga merupakan tujuan dari proses pembentukan jati diri seseorang," kata Rahmat. (mrd)

Penulis : KUA Gedangsari

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul