Patuk (KUA Patuk) – KUA Patuk menyelenggarakan Bimbingan Pernikahan (Bimwin) secara mandiri. Dikatakan mandiri karena tidak menggunakan anggaran DIPA Kemenag. Bimwin ini dilaksanakan di Aula Balai Nikah, Rabu (16/10/2024).
Bertindak selaku pemateri Kepala KUA Patuk H. Wahyu Endardi S.Sos.I, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Puskesmas 1 Patuk dan PLKB Patuk. Sedangkan peserta bimwin sebanyak 18 pasang calon pengantin (catin) yang akan melaksanakan akad di bulan Oktober dan November tahun 2024, baik di KUA ataupun ditempat yang sudah ditentukan catin (luar kantor/ bedol). Peserta bimwin kali ini masih berusia muda, berstatus jejaka dan perawan, sehingga sangat perlu diadakan bimbingan pranikah untuk bekal mereka.
Kepala KUA Patuk Wahyu Endardi menyampaikan bahwa tujuan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin merupakan ikhtiar untuk membekali calon pengantin yang akan mengarungi bahtera rumah tangga dan upaya meminimalisir angka perceraian di Gunungkidul, khususnya di wilayah Kapanewon Patuk. Selain itu, diharapkan Calon Pengantin bisa membangun keluarga yang mempunyai pondasi yang kokoh.
Kegiatan bimwin terbagi dalam empat sesi. Sesi pertama, Kepala KUA Patuk menjadi narasumber dengan materi Kontrak Belajar serta tentang Lima Pilar Keluarga Sakinah, yaitu zawaj (berpasangan), mitsaqon gholidzon (janji kokoh), mu'asyaroh bil ma'ruf (memperlakukan pasangan dengan baik), musyawarah/ diskusi, dan meyakini bahwa ridha Allah tergantung pada ridha pasangan.
Sesi kedua, narasumber dari Puskesmas 1 Patuk dengan materi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting, Cara Menjaga Kesehatan Ibu dan Anak serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Sesi ketiga diisi dari PLKB dengan materi Kesehatan, Pencegahan Stunting dan Program KB. Sedangkan sesi terakhir diisi oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Patuk dengan materi tentang Keluarga Sakinah dan Mengelola Rumah Tangga Tinjauan Agama dan Budaya.
Selesai kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk berwakaf uang sebagai bentuk konkrit partisipasi dalam menyukseskan "Gunungkidul Kota Wakaf".
Penulis : KUA Patuk
Editor : Andi Eko