Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) — Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) terus digiatkan di MTsN 4 Gunungkidul sebagai bentuk pembiasaan karakter positif bagi seluruh warga madrasah. Setiap pagi, para guru secara bergiliran melaksanakan tugas piket untuk menyambut kedatangan para murid di hall madrasah.
Kegiatan penyambutan pagi ini telah menjadi rutinitas yang membawa suasana hangat di lingkungan madrasah. Para guru menyapa murid dengan senyum ramah, memberi salam, dan berinteraksi secara sopan sehingga menumbuhkan kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.
Guru yang bertugas juga turut membantu memastikan kerapian siswa sejak awal masuk lingkungan madrasah. Mereka dengan telaten membenarkan kerudung, kerah baju, sepatu, atau kelengkapan lain yang belum tertata dengan baik. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan dan pembiasaan karakter positif.
Murid putri menyambut guru putri dengan bersalaman secara sopan sesuai etika yang diterapkan madrasah. Sementara itu, murid putra memberi salam dengan penuh hormat kepada guru yang berjaga.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari orangtua siswa. Mereka merasa tenang dan senang melihat anak-anak mendapatkan sambutan hangat serta perhatian sejak awal memasuki lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi guru dalam menjalankan protokol 5S. “Kami menerapkan sistem piket guru yang terjadwal satu hari setiap minggu untuk menyambut kedatangan siswa. Ini bukan hanya tugas, tetapi bentuk keteladanan dan layanan pendidikan yang berkarakter,” jelasnya.
Budaya 5S diharapkan terus menjadi tradisi positif yang memperkuat karakter murid sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MTsN 4 Gunungkidul.(jf)
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS