Saptosari (MIN 10 Gunungkidul) – MIN 10 Gunungkidul bekerja sama dengan Human Initiative, sebuah organisasi kemanusiaan di Yogyakarta, membagikan sabun cair cuci tangan secara gratis dan mengadakan sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 1-6 pada 11 Februari 2025.
Narasumber menjelaskan bahwa tujuan pembagian sabun cair dan kegiatan sosialisasi PHBS ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa, terutama yang berusia sekolah dasar, tentang perilaku hidup bersih dan sehat, agar tercipta masyarakat yang peduli terhadap kesehatan dengan bekal pengetahuan dan kesadaran dalam menjalani hidup yang bersih dan memenuhi standar kesehatan.
Manfaat dari penerapan PHBS di sekolah adalah sebagai upaya pemberdayaan siswa, guru, dan masyarakat sekitar untuk menerapkan pola hidup sehat. Hal ini akan membantu menciptakan sekolah yang sehat, lingkungan yang bersih, serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting, terutama untuk mendukung kemajuan SDM di bidang pendidikan melalui kesehatan pelajar. Menerapkan PHBS di sekolah merupakan langkah untuk mewujudkan kesehatan pelajar.
Dengan penerapan PHBS, salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan, upaya peningkatan derajat kesehatan di sekolah akan tercapai. Semua siswa yang hadir diajak untuk mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar dengan enam langkah.
Dijelaskan bahwa, selain mencuci tangan, penerapan PHBS di sekolah juga meliputi kebiasaan sehat lainnya, seperti mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban yang bersih, memberantas jentik nyamuk, olah raga secara teratur, dan membuang sampah pada tempatnya. Penerapan indikator PHBS ini harus dilakukan oleh seluruh elemen akademik, dari guru hingga siswa, demi terciptanya sekolah yang sehat.
Penulis : MIN 10 Gunungkidul
Editor : Putri HS