Semanu (MTsN 3 Gunungkidul) – Cuaca mendung disertai rintik hujan yang membasahi halaman madrasah tidak menyurutkan semangat religiusitas warga MTsN 3 Gunungkidul. Pada Rabu pagi (11/2/2026), kegiatan rutin pembacaan Asmaul Husna dan Aqoidul Iman tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat, meskipun dilakukan dengan penyesuaian tempat.
Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan siswa karena kondisi halaman yang basah, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan dari dalam kelas masing-masing. Meski tidak berkumpul di lapangan seperti biasanya, suasana spiritual tetap terasa kuat berkat koordinasi yang terpusat melalui sistem pengeras suara madrasah.
Kegiatan pagi tersebut dipandu oleh Naudi, siswa kelas VIII, bersama Siti Mudrikah. Dari ruang pusat siaran, keduanya memimpin pelafalan 99 Asmaul Husna dan pembacaan Aqoidul Iman dengan fasih dan penuh penghayatan. Lantunan dzikir menggema serempak dari setiap ruang kelas, menciptakan harmoni religius yang menyentuh hati.
Para siswa tampak duduk rapi di bangku masing-masing, mengikuti bacaan dengan tertib dan khusyuk. Pembiasaan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana penguatan akidah serta pembentukan karakter religius yang konsisten ditanamkan di lingkungan madrasah.
“Cuaca boleh mendung, tetapi semangat untuk berdzikir tidak boleh redup. Justru dari dalam kelas, siswa bisa lebih fokus dan meresapi makna setiap asma Allah,” ungkap Siti Mudrikah seusai kegiatan.
Pembacaan Aqoidul Iman yang dilakukan secara rutin ini bertujuan memperkokoh pondasi keimanan siswa sejak dini. Dengan memulai hari melalui dzikir dan doa, diharapkan seluruh aktivitas pembelajaran berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemudahan seluruh warga madrasah, khususnya bagi siswa kelas IX yang tengah mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ujian akhir. (kho)
Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3
Editor : Putri HS