Rapat Kerja MTsN 8 Gunungkidul Tahun 2024 : Transformasi Kementerian Agama Menuju Indonesia Emas 2024

  Sabtu, 09 Maret 2024    Bacakan Berita     123 
Foto Rapat Kerja MTsN 8 Gunungkidul Tahun 2024 : Transformasi Kementerian Agama Menuju Indonesia Emas 2024
Pembukaan Rapat Kerja MTsN 8 Gunungkidul di R.M. Rinten Dalu Wonosari

Wonosari (MTsN 8 Gunungkidul) -- Rapat Kerja (Raker) MTsN 8 Gunungkidul tahun 2024 merupakan agenda tindak lanjut dari Rakernas yang digelar beberapa waktu lalu. Sebagai tindak lanjut maka pada Jumat (8/3/2024) segenap guru dan tenaga pendidikan mengikuti rapat kerja madrasah yang terselenggara di RM. Rinten Dalu, Wonosari. Berkenan hadir dan membuka acara Kepala Kankemenag. Gunungkidul, yang diwakili oleh Kasi. Pontren, H. Harsono, S.Ag., M.S.I., sekaligus memberikan sambutan.

Kegiatan Raker yang dimulai dari pukul 08.00 WIB dapat berlangsung dengan baik berkat kerja sama dan loyalitas kinerja madrasah. Masing-masing dari stakeholder madrasah dapat mengikuti dan menempatkan diri sesuai dengan tupoksinya. Dalam pengantar acara, Kepala MTsN 8 Gunungkidul, H. Hamid Abdul Basit, S.Ag., M.S.I., melaporkan bahwa rapat kerja merupakan tindak lanjut dari raker kemenag yang berupaya menindaklanjuti keputusan yang telah dihasilkan. Diikuti oleh GTK berjumlah 43. Dilaksanakan dalam rangka mem-breakdown hasil rapat kerja Kemenag. Kami siap menjalankan keputusan antara lain siap menjalankan madrasah WBK. Selanjutnya akan memanfaatkan anggaran hingga mencapai 70% di bulan Juni. Hal tersebut juga ditekankan kembali oleh Drs. Sugeng Wibowo, M. Pd., selaku pengawas madrasah. "Mari dirancang bagaimana agar MTsN 8 Gunungkidul bisa memenuhi informasi di dunia pendidikan dan media sosial," tegasnya.

Sebagai upaya meningkatkan kinerja dalam menyusun rencana tindak lanjut untuk satu tahun ke depan, maka peserta rapat dibagi dalam tiga komisi. Ketiga tersebut diharapkan mampu merencanakan delapan standar yang dibicarakan dalam raker. Keterlibatan segenap stakeholder madrasah dalam penyusunan rencana kerja ini sangat berpengaruh pada keberhasilan yang akan dicapai. Hal tersebut tidak terlepas dari pengalaman di lapangan yang dihadapi pada tahun sebelumnya yang dapat dijadikan pembelajaran dan perbaikan untuk tahun berikutnya. Hasil diskusi masing-masing komisi dipresentasikan yang selanjutnya akan dipakai sebagai panduan dalam penyusunan rencana anggaran dan rencana kerja madrasah. (mmn)

Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul