Ponjong (MTsN 2 Gunungkidul) -- Gema bacaan Al Qur'an terdengar di seluruh kelas MTs Negeri 2 Gunungkidul setiap pagi hari saat Ramadan 1444 H ini. Senin (27/3/2023) menjadi hari pertama pembelajaran setelah libur awal Ramadan, kegiatan baca Iqro dan Al Qur'an mulai dilaksanakan di 30 menit pertama kegiatan pembelajaran. Ramadan sebagai syahrul Qur'an menjadi momen yang tepat untuk mempelajari Al Qur'an dan memperbanyak interaksi dengan Al Qur'an.
Kegiatan baca Iqro dan Al Qur'an, yang sebelumnya menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh siswa seminggu sekali, selama Ramadan ini diprogramkan rutin setiap pagi hari. Program ini merupakan salah satu program kerja utama Panitia Kegiatan Bulan Ramadan (PKBR) 1444 H MTs Negeri 2 Gunungkidul sebagai tindak lanjut dari evaluasi banyaknya input siswa yang belum dapat membaca Al Qur'an. Sebagaimana diketahui sebagian besar input siswa berasal dari Sekolah Dasar (SD) bukan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI). Target dari kegiatan ini adalah siswa yang masih Iqro dapat naik minimal satu jilid di atasnya dan siswa yang sudah bisa membaca Al-Qur'an dapat memperbaiki bacaannya dengan benar. Target ini menjadi pijakan awal target siswa mampu membaca Al Qur'an dengan lancar dan benar ketika lulus dari madrasah.
Strategi yang diterapkan dalam rangka mencapai target setiap kelas diampu oleh 2 sampai 3 guru. Setiap siswa secara individu membaca Iqro atau Al Qur'an dengan bimbingan guru. Selain itu juga diterapkan metode bimbingan teman sejawat yang sudah dinilai mampu membimbing temannya oleh guru pembimbing.
Muhamad Khadiq, S.Ag., selaku ketua PKBR mengatakan siswa sangat bersemangat mengikuti bimbingan bahkan tidak malu meskipun masih di Iqro jilid rendah. "Alhamdulillah Bapak Kepala Madrasah dan Waka Kurikulum mengapresiasi program ini sehingga diberikan alokasi waktu 30 menit setiap pagi hari sebelum jam pertama pembelajaran selama bulan Ramadan. Dukungan bapak ibu pembimbing juga luar biasa, membimbing huruf per huruf Hijaiyah dengan telaten. Harapan saya program ini bisa dilanjutkan pasca Ramadhan, tidak hanya dikegiatan ekstrakurikuler tapi rutin setiap hari," imbuh Khadiq.
Sementara itu Supardi, S.Pd., Kepala MTsN 2 Gunungkidul mengatakan, "Bimbingan Iqro Qur'an ini sangat besar manfaatnya untuk siswa kami. Selain untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, program ini menjadi jawaban atas keprihatinan belum mampunya siswa yang masuk ke madrasah membaca Al Qur'an. Sehingga harapannya semua siswa ketika lulus nanti sudah mampu membaca Al Qur'an dengan benar." (tim)
Penulis : MTsN Sumbergiri/MTsN 2
Editor : Siti Nurafrianti