Pustakawan MIN 1 Gunungkidul Ikuti Libtalks #6 - Eksistensi Pustakawan Sekolah dimasa Pandemi

  Kamis, 15 Juli 2021    Bacakan Berita     139 
Foto Pustakawan MIN 1 Gunungkidul Ikuti Libtalks #6 - Eksistensi Pustakawan Sekolah dimasa Pandemi
Sesi tanya jawab melalui fitur QnA

Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) -- Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum usai, membuat sejumlah sektor terkena imbasnya. Tak terkecuali pustakawan sekolah/madrasah yang menjadi pejuang literasi. Dengan adanya kebijakan pembelajaran secara daring, siswa melakukan kegiatan belajar dari rumah masing masing. Hal ini berakibat pada turunnya kunjungan perpustakaan dan tertidurnya koleksi perpustakaan. Melihat kondisi ini, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mengadakan kegiatan Libtalks #6 dengan tajuk Eksistensi Pustakawan Sekolah dimasa Pandemi melalui kanal Zoom Meeting pada Kamis (15/7/2021).

Libtalks adalah akronim dari Librarian Talks (Talking a Lots!) merupakan forum diskusi yang diselenggarakan oleh Layanan Koleksi Rujukan dan Ilmu Perpustakaan, Perpusnas RI. Pada bulan Juli ini memasuki seri ke enam yang memiliki konsep berbagi cerita pustakawan sekolah memberikan sumber informasi dan bacaan dimasa sekolah online. Dipandu oleh moderator Ahmad Hidayah, pustakawan Perpusnas. Kegiatan ini diisi oleh Hariyani Prasetyaningtyas, Kepala Perpustakaan BPK Penabur Cirebon. Bersama 800 partisipan lain, pustakawan MIN 1 Gunungkidul mengikuti kegiatan ini mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Pada awal presentasinya Hariyani memaparkan pentingnya eksistensi pustakawan terlebih dimasa sekolah pandemi ini. “Pada masa sekolah daring seperti sekarang, kita sebagai pustakawan sangat perlu melakukan adaptasi, kreativitas serta semangat dalam menjalankan tugas” paparnya.

Yayas, sapaan akrabnya, memberikan tips bagi pustakawan untuk tetap eksis dengan menggunakan media digital. “Pilihlah platform yang sesuai dengan jenjang pendidikan siswa, manfaatkan sumber literasi digital yang dapat dijadikan program turunan untuk meningkatkan literasi siswa dimasa pandemi” tandasnya. (aky)

Penulis : MIN Ngawen/MIN 1

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul