Wonosari (Pokjawas Madrasah) – Dalam rangka persiapan Tahun Anggaran 2021 tentang penggunaan dana BOS di Madrasah, Pokjawas dan Pengawas Madrasah Kabupaten Gunungkidul mengadakan Bimtek tentang Pemahaman Evaluasi Diri Madrasah (EDM) yang ada kaitannya elektronik Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (e-RKAM). Bimtek dilaksanakan di ruang pengawas, Rabu (24/2/2021).
Hadir Ketua Pokjawas Kemenag Gunungkidul, Purwata, sebagai narasumber. Ia mengatakan evaluasi diri madrasah perlu dilakukan oleh setiap madrasah sebagai dasar kegiatan diawal tahun pelajaran. “Madrasah akan mempunyai gambaran evaluasi diri, kemudian diejawantahkan dalam rancangan kegiatan yang akan dianggarkan dengan dana BOS dan akan diterima setelah dilakukan rencana kegiatan dan anggaran madrasah,” kata Purwata.
Lebih lanjut Purwata menjelaskan penjabaran EDM dan e-RKAM bertujuan untuk menumbuhkan lima budaya mutu madrasah Kementerian Agama yang meliputi aspek kedispilan pada madrasah, aspek pengembangan diri guru dan tenaga kependidikan, aspek persiapan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran, aspek penggunaan materi pembelajaran dan aspek perencanaan pembiayaan. “Pemahaman EDM ini agar madrasah, stakeholders dan pemangku kepentingan mempunyai persepsi yang sama, yaitu memajukan madrasah berbasis mutu, sehingga menjadi madrasah hebat bermatabat,” tambahnya.
Sementara Narasumber lain, Wahidin, menjelaskan tentang elektronik Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (e-RKAM). Wahidin menyampaikan setiap madrasah diharapkan mampu membuat e-RKAM secara jeli untuk setiap kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal ini berkaitan dengan penggunaan dana BOS. “Instrumen yang memerlukan bukti fisik seyogyanya dibuat apa adanya. Ini penting dilakukan antara EDM, e-RKAM dan BOS sinkron, sehingga kegiatan yang akan dilakukan menjadi efektif dan efisien,” jelas Wahidin.
“Madrasah perlu membuat skala prioritas dari kegiatan yang akan dilakukan agar mutu pendidikan di madrasah semakin terjamin. Kepala madrasah, komite, pengawas dan pemangku kepentingan diharapkan sellau bersinergi dan menjalin komunikasi dalam memajukan madrasah secara berkelanjutan, produktif, dan inovatif dengan memanfaatkan dana BOS secara proposional,” pungkasnya.
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Siti Nurafrianti