Playen (Kemenag Gunungkidul) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melalui Subbagian Tata Usaha Urusan Umum mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan di RM. Warung Simbok Playen, Selasa (28/5/2024). Peserta dari Kanwil Kemenag DIY, Kemenag Kabupaten/ Kota dan UIN Sunan Kalijaga.
Plh. Kepala Kemenag Gunungkidul H. Supriyanto S.Ag MSI mengatakan perlu adanya sosialisasi kepada satuan kerja terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa. Supriyanto menyampaikan dua manfaat sosialisasi ini, yaitu pertama, dapat menambah nilai angka kredit jabatan Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa ke jenjang lebih tinggi. "Kedua, satker menjadi dimudahkan serta merasa aman jika ada audit," ungkapnya.
Sebelumnya, Plh. Subbag TU Kemenag Gunungkidul H. Faqih Shomadi S.Ag M.Pd.I menerangkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penyamaan persepsi dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa. "Semua kegiatan pemerintah terutama yang berhubungan dengan pengadaan barang atau jasa serta pengeluaran uang dari kas negara, baik dari APBN maupun APBD harus dilakukan dengan seksama dengan penuh kehati-hatian," katanya.
Selanjutnya FGD membahas tentang update informasi terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa.
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti