Playen (Kemenag Gunungkidul) – Ada satu tagline yang harus dikawal oleh madrasah, yaitu, “Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia”. Hal ini disampaikan Plh. Kepala Kemenag Gunungkidul H. Supriyanto S.Ag MSI ketika menghadiri Wisuda Tahfiz dan Purnasiswa MI YAPPI Gubukrubuh pada Kamis (20/6/2024).
“Bagaimana madrasah menjadi maju? Tidak lain dengan penyusunan program-program yang nanti dituangkan pada kurikulum tingkat satuan pendidikan,” kata Supriyanto.
Agar madrasah menjadi bermutu dan mendunia, Supriyanto menyampaikan dengan cara mengikuti even-even dan kompetesi, baik skala kecil maupun besar. “Banyak sekali even dan kompetisi yang bisa diikuti, baik oleh kepala madrasah, guru ataupun siswa,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Supriyanto memberikan apresiasi kepada MI YAPPI Gubukrubuh yang telah berhasil melahirkan siswa yang berpotensi, seperti tahfiz, hafalan hadits dan lainnya. Terbukti para siswa menunjukan kemampuan mereka diatas panggung.
Adapun jumlah wisuda tahfiz berjumlah 51 siswa dan wisuda purnasiswa sejumlah 21 siswa. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko