Pesona The Beauty of Red Batik: MTsN 4 Gunungkidul Pukau Panggung Wastra Nusantara DIY pada Lomba Peragaan Busana

  Jumat, 26 Desember 2025    Bacakan Berita     27 
Foto Pesona The Beauty of Red Batik: MTsN 4 Gunungkidul Pukau Panggung Wastra Nusantara DIY pada Lomba Peragaan Busana
Pesona

Kulon Progo (MTsN 4 Gunungkidul) – Selasa, (23/12/2025) menjadi hari bersejarah bagi civitas akademika MTsN 4 Gunungkidul. Dalam semangat pelestarian budaya bangsa, perwakilan siswi terbaik madrasah turut ambil bagian dalam Lomba Karya Busana dan Peragaan Busana Wastra Nusantara yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.

Acara yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna MAN 2 Kulon Progo ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta generasi muda terhadap kekayaan kain tradisional sekaligus mewadahi kreativitas desain busana di lingkungan Kementerian Agama se-DIY.

Panggung catwalk seketika berubah menjadi arena pertunjukan seni saat Sekar Biu Riyanto, siswi kelas 8B MTsN 4 Gunungkidul, melangkah dengan penuh kepercayaan diri. Mengenakan busana pesta bertajuk "The Beauty of Red Batik", ia berhasil menciptakan decak kagum serta memikat mata dewan juri maupun penonton yang hadir. Gaun ini bukan sekadar pakaian biasa, melainkan sebuah karya desain orisinal yang lahir dari pemikiran mendalam tentang penggabungan unsur sastra Indonesia, kekhasan kain lurik, dan keanggunan gaya busana Inggris yang klasik namun tetap modern.

Nuansa merah yang berani menjadi identitas utama gaun ini, yang dipadukan secara apik dengan motif batik hasil desain mandiri sang siswi. Detail artistik menjadi kekuatan utama dalam busana ini, di mana kilauan payet yang disusun secara presisi bertemu dengan teknik sulam tangan berbentuk kupu-kupu dan bunga yang seolah hidup keluar dari motif batiknya. Kesan anggun kian terpancar melalui aplikasi aksesori kepala berupa topi elegan yang juga dihiasi sulaman senada, menciptakan harmoni sempurna antara visi desain kontemporer dengan semangat pelestarian Wastra Nusantara. Melalui busana ini, Sekar berhasil membuktikan bahwa di tangan generasi muda, kain tradisional mampu bertransformasi menjadi mahakarya yang memukau.

Keikutsertaan MTsN 4 Gunungkidul dalam ajang ini merupakan tonggak prestasi baru, khususnya di bidang fashion dan industri kreatif. Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi Sekar Biu Riyanto dalam mengasah bakat dan mentalitas kompetitifnya.

Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan menyampaikan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh warga madrasah. Nilai-nilai kreatif, keberanian untuk berinovasi, dan semangat melestarikan budaya harus terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari siswa agar mereka terus berkembang menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter.(gr)

Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul