Tepus (MIN 6 Gunungkidul) -- Pesantren Ramadan yang diselenggarakan oleh MIN 6 Gunungkidul telah sukses dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (2/4/2024) hingga Kamis (4/4/2024). Dalam rentang waktu tersebut, berbagai kegiatan edukatif dan religius telah diadakan untuk memperkuat spiritualitas dan ketaatan para peserta.
Hari pertama kegiatan dibuka dengan suatu acara yang sarat makna, di mana seluruh peserta berkumpul dalam acara pembukaan. Peserta dipersiapkan untuk memasuki periode intensif pembelajaran agama selama bulan suci Ramadan. Acara ini diisi dengan doa bersama serta sambutan dari Kepala MIN 6 Gunugkidul, Yoyok Dwi Arian zuhdi, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperdalam ibadah dan keimanan. “Pesantren Ramadan adalah wadah yang telah kita bentuk untuk menjalankan ibadah dengan lebih intensif, mendalami Al-Qur'an, dan meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama Islam. Ini adalah momen yang langka dan berharga bagi kita semua. Marilah kita niatkan diri kita untuk menjalani setiap hari dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Mari kita jadikan setiap amalan kita sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di dunia dan di akhirat,” pesan Yoyok.
Pra acara pembukaaan dilaksanakan kegiatan pembiasaan pagi yang meliputi salat duha, pengulangan Asmaul Husna, Hafalan Hadits, dan Hafalan Syair Alala. Selain itu, usai acara pembukaan disampaikan materi tentang hafalan doa-doa sehari-hari serta materi bacaan dan gerakan shalat juga menjadi bagian penting dari kegiatan harian.
Di hari kedua, suasana pesantren berubah menjadi lebih berwarna dengan adanya pertunjukan sulap dan fun game oleh Kak Jack Sparrow. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesan yang lebih menyenangkan dan menyegarkan dalam proses pembelajaran. Para peserta juga diajak untuk menonton video kisah/cerita Islami yang memberikan inspirasi dan pelajaran berharga. Kegiatan pesantren di hari kedua ini ditutup dengan salat zuhur berjamaah.
Hari terakhir pesantren dipenuhi dengan lomba-lomba keagamaan yang menarik. Lomba azan, hafalan surat-surat pendek, hafalan doa sehari-hari, hafalan hadits, kaligrafi, pesholatan, dan hafalan syair Alala menjadi bagian dari rangkaian lomba yang diikuti dengan antusias oleh para siswa. Melalui lomba-lomba ini, diharapkan siswa dapat menyalurkan bakat dan kreativitasnya serta memperkuat pemahaman dan hafalan terhadap ajaran agama.
Kegiatan pesantren ini ditutup dengan penuh haru dan syukur dengan salat dzuhur berjamaah, di mana semua peserta merasa terhubung dan bersatu dalam ibadah. Pesantren Ramadan MIN 6 Gunungkidul telah memberikan pengalaman yang berharga bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan agama serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama muslim. ( End )
Penulis : Min Tepus/MIN 6
Editor : Siti Nurafrianti