Pertemuan Rutin Forum Kepala KUA Bahas ZI WBK, Kesehatan Jiwa dan PWUD

  Jumat, 29 November 2024    Bacakan Berita     65 
Foto Pertemuan Rutin Forum Kepala KUA Bahas ZI WBK, Kesehatan Jiwa dan PWUD

Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK), pentingnya kesehatan jiwa dan Program Wakaf Uang Digital (PWUD) adalah bahasan yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I ketika menghadiri Pertemuan Rutin Forum Kepala KUA di RM Kebun Ijo, Jumat (29/11/2024) siang.

Mukotip menyampaikan pandangan strategis terkait persoalan sosial di Gunungkidul. Ia mengaitkan pentingnya bimbingan pranikah dengan masalah kesehatan jiwa yang kerap diabaikan. “Dari data, ditemukan 1.652 orang dengan gangguan jiwa di wilayah ini. Mungkin saat bimbingan pernikahan, aspek kejiwaan perlu disinggung. Problem sosial sering kali berada disekitar kita, hanya saja kita tidak menyadarinya,” jelasnya.  

Terkait ZI WBK, Mukotip mengimbau para pegawai senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal ini senada dengan yang disampaikan Kepala Seksi Bimas Islam H. Zuhdan Aris S.Ag M.A tentang goal dari ZI WBK adalah kepuasan masyarakat.

“Goal dari WBK WBBM adalah kepuasan masyarakat yang kita layani. Jika belum bisa memuaskan dengan maksimal, paling tidak kita meminimalisir keluhan-keluhan,” terang Zuhdan.

Selanjutnya, membahas Program Wakaf Uang Digital (PWUD), Mukotip berharap dana wakaf dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin menonjolkan keunggulan Program Wakaf Uang Digital ini. Dana yang dikelola harus benar-benar berdampak langsung pada masyarakat Gunungkidul. Dengan begitu, usaha kita tidak akan sia-sia,” pungkasnya. (sna)

Penulis : Siti Nurafrianti

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul