Persiapkan Kehidupan Berumah Tangga, 20 Pasang Catin Ikuti Bimwin KUA Panggang

  Selasa, 03 Juni 2025    Bacakan Berita     24 
Foto Persiapkan Kehidupan Berumah Tangga, 20 Pasang Catin Ikuti Bimwin KUA Panggang

Panggang (KUA Panggang) - KUA Panggang menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) secara mandiri, disebutkan mandiri karena dalam pelenyelanggaraannya tidak menggunakan anggaran DIPA Kemenag.

Bertindak sebagai pemateri diantaranya Kepala KUA Panggang, Penyuluh Agama Islam, PLKB dan Puskesmas Panggang 1. Bimwin dilaksanakan di aula balai nikah KUA Panggang, Rabu  (28/5/2026). Acara ini dihadiri oleh 20 pasang calon pengantin (catin) yang bersemangat mempersiapkan langkah awal dalam kehidupan berumah tangga.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai aspek penting dalam pernikahan, seperti komunikasi, tanggung jawab, dan perencanaan keluarga.

Kepala KUA Panggang, Lutfi Wirawan, menjelaskan bahwa bimwin merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan calon pengantin agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan berkeluarga. "Kami berharap peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera," ujarnya.

Gunawan dari PLKB menyampaikan materi terkait fondasi rumah tangga yang kuat dibangun diatas fondasi yang kuat dan kokoh, seperti kepercayaan, komunikasi, dan kebersamaan. Beberapa aspek yang penting untuk membangun fondasi rumah tangga yang kuat adalah pertama, kejujuran dan keterbukaan. Saling terbuka dan jujur. Ini menciptakan kepercayaan dan menghindari konflik akibat rahasia atau ketidakjelasan. Kemudian komunikasi yang efektif, menjalin komunikasi yang baik, saling mendengarkan, dan memahami perasaan masing-masing. 

Kedua, Kepercayaan yang kuat. Setiap anggota keluarga harus saling percaya, menciptakan rasa aman dan nyaman dalam rumah tangga.  Kemudian menjaga janji dan kesepakatan. Hal ini membangun kepercayaan dan integritas didalam keluarga. 

Ketiga, kebersamaan dan kasih sayang. Mengutamakan kebersamaan seperti menghabiskan waktu bersama, berlibur, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan secara bersama-sama. Kemudian menunjukkan kasih sayang seperti berbagi perhatian, menghargai, dan mendukung satu sama lain. 

Keempat, keterlibatan dalam keputusan. Mengambil keputusan kolektif dengan melibatkan semua anggota keluarga dalam pengambilan keputusan yang penting. Menghargai pendapat dan keinginan masing-masing. Ini membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. 

Kelima, penyelesaian konflik yang sehat, menghadapi konflik dengan bijaksana. Menggunakan teknik komunikasi yang efektif dan mencari solusi bersama. Belajar dari konflik dengan menggunakan pengalaman sebagai pembelajaran untuk membangun hubungan yang lebih kuat. 

Keenam, menjaga keseimbangan. Menjaga keseimbangan antara waktu keluarga dan pribadi. Setiap anggota keluarga memiliki ruang untuk mengembangkan diri dan menjaga keseimbangan. Menerima kelebihan dan kekurangan dengan menghargai perbedaan dan menerima satu sama lain apa adanya. 

Ketujuh, pengelolaan keuangan yang matang. Menyusun anggaran keluarga. Ini penting untuk stabilitas keuangan dan menghindari masalah finansial. Saling menjaga keuangan, dengan menjaga transparansi dan menghindari perilaku keuangan yang tidak sehat.  Kedelapan, doa dan keimanan. Memohon kepada Tuhan agar diberikan keharmonisan dan keberkahan dalam rumah tangga. 

Di akhir acara, sesi tanya jawab berlangsung interaktif, peserta aktif bertanya tentang berbagai isu dalam pernikahan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen KUA Panggang dalam mendukung masyarakat membangun fondasi yang kuat dalam kehidupan berumah tangga. Melalui acara ini, diharapkan para catin dapat melangkah dengan percaya diri menuju pernikahan dan kehidupan baru yang lebih baik.

 

Penulis : KUA Panggang

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul